Tag Archive | kromosom

USG dan JENIS KELAMIN JANIN

Ingin tahu hal apa yang paling sering ditanyakan oleh pasutri saat datang ke dokter kandungan dan diperiksa USG? Tak lain dan tak bukan adalah jenis kelamin.  Ini buktinya……

Saat kehamilah baru saja terdiagnosa …..

“Alhamdulillah, ibu benar hamil usia 5 minggu.  Sudah tampak kantung kehamilan di dalam rahim, namun belum nampak janin di dalamnya”.

“Dokter, kami ingin anak laki-laki. Bagaimana caranya? Harus makan apa? 

2 bulan kemudian, di usia kehamilan 13 minggu…..

“Alhamdulillah, janin sehat dan aktif. Gerakan banyak meski belum dirasakan oleh ibu.  Denyut jantungnya 150 kali per menit”.

“Dokter, apakah sudah ketahuan jenis kelaminnya? Teman-teman sudah banyak yang menanyakan”.

Dan saat kehamilan mencapai 20 minggu…..

“Alhamdulillah, janinnya sehat.  Tumbuh kembangnya sesuai dengan usia kandungannya. Bla…bla…”.

(Tidak terlalu menyimak keterangan dokter) “Jenis kelaminnya apa, dok?

“In syaa Allah diperkirakan laki/perempuan, ibu”.

“Lho, kok belum pasti begitu, dok?”

Awal trimester 3 , 28 minggu….

“Dok, jenis kelamin bayi saya apa ya?”

“Lho bukannya sudah pernah saya infokan”.

“Bukannya bisa berubah  dok?”

Hampir lahir, 36 minggu

“Alhamdulillah….janin sehat, beratnya sudah 2600 gram. Ketuban masih cukup jumlahnya”.

“Dok, kelaminnya masih laki/perempuan? Belum ada kepastian?”

Hadeuuuuuhhhh…. cape juga ya 9 bulan Cuma mengurusi jenis kelamin?

Padahal jenis kelamin cuma dua. Kalau tidak laki-laki…ya perempuan. Memang mau dikasih Allah di luar yang dua itu?

 

Kapan jenis kelamin ditentukan?

Ayo buka lagi pelajaran biologi.  Kehamilan terjadi apabila terjadi pembuahan, yaitu pertemuan antara sel telur dan sel sperma di dalam saluran telur (tuba Fallopii).  Sel sperma membawa kromosom X dan Y, sedangkan sel telur membawa kromosom X saja.  Apabila yang membuahi sel telur adalah sperma dengan kromosom Y maka jadilah janin laki-laki.  Sedangkan apabila yang membuahi sel telur adalah sel sperma dengan kromosom X maka yang terjadi adalah janin dengan jenis kelamin perempuan.  Kesimpulannya, jenis kelamin sudah ditentukan sejak periode pembuahan.  Pada saat itu bahkan seorang wanita belum menyadari kehamilannya.

Lalu apa yang dilihat dari USG?

Alat ultrasonografi (USG) yang bekerja berdasarkan gelombang suara, dapat menggambarkan janin dalam bentuk fisik.  Maka jenis kelamin baru bisa dilihat dengan USG apabila bentuk alat kelamin sudah jelas.  Jelas bukan perbedaan antara JENIS kelamin dan ALAT/ORGAN kelamin? Pada umumnya, bentuk alat kelamin dapat dengan jelas diidentifikasi setelah usia kehamilan 20 minggu.  Pada beberapa kasus memang bisa dilihat bentuk alat kelamin pada usia kehamilan yang lebih muda, namun kebanyakan gambarannya belum jelas.

Janin laki-laki diindetifikasi dengan tampaknya gambaran skrotum (kantung zakar).  Terkadang tampak lengkap kantung zakar dan penisnya. Bahkan pada janin yang lebih besar bisa tampak buah zakar yang berada dalam kantung zakar.  Janin perempuan diidentifikasi dari gambaran 2 buah bibir kemaluan.  Secara anatomi, identifikasi kelamin laki-laki lebih mudah daripada kelamin perempuan.  Oleh karenanya, tingkat kesalahan identifikasi janin perempuan lebih besar daripada janin laki2.

 

janin-perempuan-dari

tampak bibir kemaluan sebagai interpretasi janin perempuan di usia 28 pekan

 

janin-laki-dari-wikipedia

gambaran skrotum dan penis menunjukkan janin laki2

Betulkah jenis kelamin bisa berubah?

Nah, seperti yang sudah dipaparkan di atas, berhubung identifikasi jenis kelamin janin lewat  USG adalah berdaasarkan bentuk alat kelamin, maka kesalahan persepsi/interpretasi sangat mungkin terjadi.  Kesalahan tersebut dipengaruhi juga oleh usia kehamilan, posisi janin, jumlah air ketuban, ketebalan dinding perut ibu, disamping  jam terbang operator dan juga kualitas mesin USG . Jadi kalau suatu saat dikatakan jenis kelamin tertentu dan beberapa waktu kemudian ternyata berbeda maka hal tersebut wajar saja.  Dikatakan bahwa kesalahan yang dapat ditoleransi adalah 5%.  Jadi sekali lagi, bukan jenis kelamin berubah, melainkan persepsi pemeriksalah yang berubah.

Lalu kapan jenis kelamin tersebut dapat dipastikan?

Kalau kepada saya diajukan pertanyaan tersebut maka dengan mudah saya jawab, “Pastinya kalau sudah lahir”. 

“Ya, iyalah, dok”.

Maksudnya begini, melihat sesuatu yang ada di dalam rahim dengan perantaraan alat, maka sebagai manusia kita tidak berani mendahului kepastian dari Allah SWT.  Meskipun ada juga kelainan bawaan yang dikaitkan dengan jenis kelamin janin.  Artinya, pendeteksian jenis kelamin janin itu dikaitkan dengan hal-hal medis yang terkait kesehatan bayi saat lahirnya nanti.  Bukan sekadar untuk referensi mencari nama atau warna baju bayi.  Apalagi kalau hanya untuk menjawab keingintahuan kakek nenek dan handai taulan.

Contoh, kalau janin terdeteksi laki-laki maka bisa dilihat apakah buah zakar (testis) sudah berada di dalam kantung zakar (skrotum) saat usia cukup bulan? Contoh lain,  Kelainan bawaan tertentu ternyata lebih banyak didapatkan pada janin laki-laki.

Bagaimana Bila Jenis Kelamin Ternyata Tidak Sesuai dengan Prediksi atau Harapan Ortu

“Dan Dia lebih mengetahui (tentang keadaanmu) ketika Dia menjadikan kamu dari tanah dan ketika kamu masih janin dalam perut ibumu…(surat An Najm ayat 32)

Tidak ada pilihan lain kecuali menerima dengan ikhlas dan tawakkal. Allah lah yang paling mengetahui yang terbaik.   Jangan sampai terjadi salah pengasuhan pada bayi/anak dikarenakan ia berjenis kelamin tidak sesuai dengan harapan. Misalnya, karena orang tua mendambakan anak perempuan setelah 3 anak sebelumnya laki-laki semua, maka anak laki2 keempat sering dipakaikan rok bahkan jilbab kecil.  Demikian pula sebaliknya. Ingat, banyak sekali kasus-kasus LGBT yang berawal dari salah asuh di masa kecil.

Dalam menghadapi jenis kelamin yang tidak sesuai harapan ini hendaknya juga tidak ada saling menyalahkan di antara kedua orang tua.  Yang sering terjadi adalah suami menyalahkan istri karena tidak bisa memberikan anak dengan jenis kelamin tertentu.  Sedangkan kalau kita simak lagi penjelasan di awal tulisan, kromosom pembawa jenis kelamin ada di sperma.  Maka bisa disimpulkan bahwa yang menentukan jenis kelamin adalah pihak suami. Meskipun demikian ada penelitian yang menunjukkan bahwa suasana vagina memberikan andil untuk sperma berkromosom X atau Y yang bakal eksis dan dapat membuahi. (nin)

 

sumber gambar : wikipedia

 

 

Iklan

Tentang Inseminasi Intra Uterin

Peluang keberhasilan Inseminasi Intra Uterin sebesar 20 – 30 %. Jadi yang 70 – 80% nya adalah DOA  dan 100% nya TAWAKKAL (merenung setelah mengerjakan  IIU perdana)

alwaysselalu
alwaysselalu menulis on Dec 27, ’10
drprita} berkata

akan segera menikah

alhamdulillah….
semoga saya semakin tercerahkan ya dok ^_^

drprita
drprita menulis on Dec 27, ’10

saya cepet gede nih kalau baca2 jurnal dan Qn nya bu dokter,,,hehehe

ya, ini site khusus buat yang sudah dan akan segera menikah/jadi ortu …. wk..wk..wk

alwaysselalu
alwaysselalu menulis on Dec 27, ’10
saya cepet gede nih kalau baca2 jurnal dan Qn nya bu dokter,,,hehehe

jazakillah khoir bu dokter….

drprita
drprita menulis on Dec 20, ’10

XX XX = perempuan
XY XX = laki2

ya. Perempuan kan cuma punya kromosom X (kalau sel kelamin, kromosomnya 1), sedangkan laki2 hanya punya kromosom Y. Kalau yang menemui X itu kromosom Y, ya jadi laki2. Sedangkan kalau yang menemui kromosom X ya jadi adanak perempuan. Pelajaran Biologi itu kan Ilmu Hayat (bahasa Arabnya)…jadi ya ilmu kehidupan. Akan berlaku terus sepanjang hayat lho

mawaddah1985
mawaddah1985 menulis on Dec 13, ’10
drprita} berkata

kalau 70% nya kromosom Y, berarti 30% nya kromosom X…he.he..belum tentu juga jadi anak laki ^__^

XX XX = perempuan
XY XX = laki2
betul gak dok?
hehe jadi kangen belajar biologi…

drprita
drprita menulis on Dec 13, ’10

bagaimana cara pilihnya dok? kan buanyaaaak buangettt..

dicuci dengan reagen tertentu, nanti sperma dengan kromoson Y akan terpisah, sehingga sekitar 70% mengandung kromosom Y. (memang ini terutama untuk yang ingin anak laki). Catatan : kalau 70% nya kromosom Y, berarti 30% nya kromosom X…he.he..belum tentu juga jadi anak laki ^__^

drprita
drprita menulis on Dec 13, ’10
simplyndah} berkata

ikhtiar memang selalu harus bersandingan dengan tawakal

yup…betul…tul…betul sekali. Berlaku buat pasien maupun dokternya !

mawaddah1985
mawaddah1985 menulis on Dec 13, ’10
drprita} berkata

Kalau mau lebih pasti ya “washing sperma”, dipilih yang diinginkan dan kemudian IIU.

bagaimana cara pilihnya dok? kan buanyaaaak buangettt… katanya lebih banyak dari populasi penduduk Indonesia…
hebatt ya dunia kedokteran… Subhanallah 🙂

subhanallahu
subhanallahu menulis on Dec 12, ’10
Ga tau juga Dok 🙂

drprita
drprita menulis on Dec 12, ’10

Ulasan ilmiah tentang apa Dok?

Wallahu a’lam, tentang wafatnya anak2 yang laki di usia dini sedangkan yang perempuan terus hidup.

subhanallahu
subhanallahu menulis on Dec 12, ’10
drprita} berkata

yah, itu terjadi sampai sekarang. Teringat seorang pasien yang berwajah kurang cerah sampai saat pulang dari RS gara2 anak keduanya lahir perempuan lageee. Tentang Rasulullah SAW, sebenarnya beliau punya 3 anak laki (2 dari Khadijah RA dan 1 dari Mariah al Kibtiyah) tapi kesemuanya wafat di usia kanak2. Ada gak ya ulasan ilmiahnya?

saya sih OK aja, mau laki-laki atau perempuan. Saya tahunya cuma anak Nabi Muhammad yang laki-laki yaitu bernama Ibrahim, meninggal waktu masih anak-anak, kebetulan pas terjadi gerhana matahari. Ulasan ilmiah tentang apa Dok?

drprita
drprita menulis on Dec 12, ’10

kadang mitos itu digunakan untuk menjatuhkan/memperolok-olok orang :-b. Nabi Muhammad aja anaknya kan juga perempuan,

yah, itu terjadi sampai sekarang. Teringat seorang pasien yang berwajah kurang cerah sampai saat pulang dari RS gara2 anak keduanya lahir perempuan lageee. Tentang Rasulullah SAW, sebenarnya beliau punya 3 anak laki (2 dari Khadijah RA dan 1 dari Mariah al Kibtiyah) tapi kesemuanya wafat di usia kanak2. Ada gak ya ulasan ilmiahnya?

subhanallahu
subhanallahu menulis on Dec 12, ’10
drprita} berkata

tidak ada data validnya. Itu kan hanya berdasarkan asumsi sifat fisiologi dari kromosom. Kalau mau lebih pasti ya “washing sperma”, dipilih yang diinginkan dan kemudian IIU. Tapi itu pun penuh dengan miracle by Allah SWT. Demikian menurut para pakar (soalnya anak saya 4 laki dan 1 perempuan sementara saudara kandung semua perempuan…piye iki..Allah yang paling tahu yang terbaik kan)

hehe, syukurlah, kadang mitos itu digunakan untuk menjatuhkan/memperolok-olok orang :-b. Nabi Muhammad aja anaknya kan juga perempuan, mana kata beliau kalau punya anak perempuan dirawat baik, dan menjadi anak yang shalihat, pahalanya lebih besar daripada punya anak-laki-laki *mengademkan diri :-b

drprita
drprita menulis on Dec 11, ’10
orinkeren} berkata

Hoalah pengen anak mesti ga enak

diambil enaknya saja, bu 😉

drprita
drprita menulis on Dec 11, ’10

seperti tips-tips untuk mendapatkan jenis kelamin tertentu, apakah ada data validnya Dok?

tidak ada data validnya. Itu kan hanya berdasarkan asumsi sifat fisiologi dari kromosom. Kalau mau lebih pasti ya “washing sperma”, dipilih yang diinginkan dan kemudian IIU. Tapi itu pun penuh dengan miracle by Allah SWT. Demikian menurut para pakar (soalnya anak saya 4 laki dan 1 perempuan sementara saudara kandung semua perempuan…piye iki..Allah yang paling tahu yang terbaik kan)
Komentar telah dihapus atas permintaan penulis.

drprita
drprita menulis on Dec 11, ’10
nunksubarga} berkata

Pertama ya dok?..:-)

iya, pertama mengerjakan secara mandiri, bu. Semoga Allah SWT memudahkan…

drprita
drprita menulis on Dec 11, ’10

semoga yang sdg menjalankannya diberi keberhasilan,aamiin..

aamiin…*dokternya ikutan kenceng doanya* . Tapi hanya Allah yang tahu apa yang terbaik buat kita2

drprita
drprita menulis on Dec 11, ’10
evanda2} berkata

banyak banget temenku yg mencoba inseminasi… harus tawakal bener,

wow….berapa banyak? Memang infertilitas ada sekitar 10% populasi, sih. Semoga mereka semua diberi kebaikan oleh Allah SWT

drprita
drprita menulis on Dec 11, ’10

Iiu tuh sjenis bayi tabung..???

1 tingkat di bawah bayi tabung. Kalau pada IIU, pembuahan tetap di dalam saluran telur istri. Tindakannya cuma ‘mencuci’ sperma kemudian dihantarkan masuk ke rongga rahim. *sms sudah dijawab kok—-malah belum ada respon atas jawaban saya*

orinkeren
orinkeren menulis on Dec 11, ’10

misalnya bila menginginkan anak laki-laki, vagina dibilas dengan dengan soda kue, klo pengen anak perempuan vagina dibilas dengan air cuka.

Hoalah pengen anak mesti ga enak, kirain anak=enak. hehehe

nunksubarga
nunksubarga menulis on Dec 11, ’10
Ngakak baca komeng dr.wid .. curcol ni ye ..;-))

subhanallahu
subhanallahu menulis on Dec 11, ’10
yang direkayasa aja masih banyak tidak berhasilnya yah, apalagi yang semi alami seperti tips-tips untuk mendapatkan jenis kelamin tertentu, apakah ada data validnya Dok? itu loh…misalnya bila menginginkan anak laki-laki, vagina dibilas dengan dengan soda kue, klo pengen anak perempuan vagina dibilas dengan air cuka. Klo istri orgasme brarti anaknya laki-laki, klo engga orgasme maka anaknya perempuan (soale anak saya kan perempuan semua, hehehe, jadi istri ga pernah orgasme, whuaaa…) bener atao cuma mitos itu. Padahal sampai saya baca dibeberapa buku teks kedokteraan…

simplyndah
simplyndah menulis on Dec 10, ’10
ikhtiar memang selalu harus bersandingan dengan tawakal

nunksubarga
nunksubarga menulis on Dec 10, ’10
Pertama ya dok?..:-)

tokoibubagus
tokoibubagus menulis on Dec 10, ’10
semoga yang sdg menjalankannya diberi keberhasilan,aamiin..

evanda2
evanda2 menulis on Dec 10, ’10
bener dok, banyak banget temenku yg mencoba inseminasi… harus tawakal bener, sabar …
prajuritkecil
prajuritkecil menulis on Dec 10, ’10
Iiu tuh sjenis bayi tabung..??? Bukan ya…??

*sms ira ga dijawab huhuhuuuwww…*

Abortus, Mengapa Bisa Terjadi?

Ketika menyampaikan diagnosa “kurang enak” pada pasangan suami istri terkait dengan kehamilan yang sudah tidak bisa dipertahankan lagi, maka reaksi pertama pada umumnya adalah “Kok bisa terjadi? Apa Penyebabnya?” “Apa ini gara-gara makanan atau karena saya naik motor?
Hanya sebagian kecil yang menanyakan “Lalu apa tindakan selanjutnya?”


Pertanyaan itu wajar belaka. Cuma menjawabnya yang sulit. Bukan apa-apa, hal-hal yang diduga dan didakwa sebagai penyebab sebuah kehamilan tidak berlanjut – hatta pada usia yang masih sangat muda – itu sangat banyak, dan kemungkinan juga tidak berdiri sendiri. Untuk membuktikannya harus dilakukan test satu persatu. Tentunya sangat memakan biaya, tenaga, dan waktu. Karena itu, yang dianjurkan untuk melakukan test adalah mereka yang mengalami ABORTUS HABITUALISlah yang menjalaninya. Abortus habitualis adalah keguguran sebanyak tiga kali berturut-turut.

Seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan maka bisa saja suatu hal yang dulu disangka sebagai penyebab abortus, ternyata tidak terbukti. Atau sebaliknya. Dan makanan atau aktivitas sehari-hari seperti naik tangga, naik motor, atau naik apa saja ternyata SAMA SEKALI TIDAK MENJADI PENYEBAB.

Berikut ini adalah penyebab-penyebab tersebut :

1. FAKTOR KROMOSOM. Lebih dari 80% abortus terjadi pada trimester ke-1, dan 50% nya disebabkan oleh kelainan kromosom, bisa dari pihak ibu maupun pihak ayah. Kelainan kromosom juga meningkat seiring dengan peningkatan usia ibu.
2. PERKEMBANGAN ABNORMAL, dari mudigah, janin dalam tahap awal.
3. INFEKSI, misalnya bakterial vaginosis, infeksi herpes simpleks, atau mikoplasma.
4. KELAINAN HORMON. Misalnya diabetes mellitus atau hipotiroid.
5. KEKURANGAN HORMON PROGESTERON.
6. Pemakaian obat dan faktor lingkungan, seperti MEROKOK atau menjadi PEROKOK PASIF, konsumsi ALKOHOL, konsumsi KAFEIN dalam jumlah besar.
7. Paparan RADIASI
8. PAJANAN ZAT BERBAHAYA seperti : Nitrogen Oksida, Arsenik,Timbal, Formaldehid, Benzena, Etilen Oksida.
Sebaliknya, medan elektromagnetik, atau gelombang ultrasonografi tidak terbukti meningkatkan risiko abortus.
9. Faktor IMUNOLOGIS
10. KELAINAN DARAH, terutama trombofilia dan sindroma antifosfolipid
11. TRAUMA pada daerah perut. Keguguran dipicu oleh kematian mudigah terlebih dahulu.
12. CACAT dan kelainan bentuk rahim
13. SERVIKS INKOMPETEN. Mulut rahim tidak menutup dengan sempurna sehingga buah kehamilan keluar. Biasanya terjadi pada trimester 2 dan janin kecil dilahirkan hidup. Terapinya adalah dengan melakukan pengikatan mulut rahim

Link terkait :

https://drprita1.wordpress.com/?s=abortus

gambar dari : http://www.temeculavaleyobgyn.com