SELAPUT DARA BUNTU? HARUS DILUBANGI

 

Bu Aminah masygul melihat kelakuan anak gadisnya, Seruni, yang baru duduk di kelas 2 SMP. Pasalnya, anak ketiganya ini setiap bulan mengalami nyeri perut yang tidak jelas sebab musababnya. Parahnya, setiap kali serangan nyeri perut datang menghampiri, gadis 14 tahun itu sampai mogok sekolah. Seharian bergelung di ranjang sambil merintih-rintih. Dicobanya mengompres dengan sebotol air hangat tak juga menyembuhkan. Pernah dicobanya meraba dinding perut si gadis, dan ia menemukan sebuah benjolan. Tumorkah itu? Kanker? Atau jangan-jangan …….na’udzubillah….hamil? Ah, tak mungkin. Ia menepis pikiran buruk tersebut. Ia tahu pasti si Seruni belum dapat haid di usianya yang ke 14. Bu Aminah tak khawatir masalah haid yang belum datang tersebut karena seingatnya dulu ia juga baru mendapatkan haid di usia akhir SMP.

Tak tahan dengan penderitaan anak perempuan semata wayangnya itu, maka ia memantapkan diri untuk membawa Seruni ke dokter. Berdua saja. Si ayah tak dapat meninggalkan pekerjaannya dan lagipula, kalau nanti ada keputusan yang mengagetkan dari dokter sehubungan dengan penyakit anaknya, maka biarlah dirinya yang tahu terlebih dahulu. Terus terang ia masih mengkhawatirkan benjolan yang ia raba di perut anaknya itu. Setelah menunggu giliran beberapa lamanya, maka dipanggilah nama Seruni oleh perawat. Ia pun menunggu lagi semburan hawa dingin dari AC sembari berdebar menunggu hasil pemeriksaan dokter……Dan, betapa kagetnya tatkala dokter mengatakan bahwa selaput dara anaknya, si gadis Seruni, ternyata buntu. Oh Allah…penyakit apa ini dan mengapa bisa yang demikian terjadi pada anakku?

***

Nah, karena itu hati-hati bila ada adik atau kemenakan yang berusia dimana ia seharusnya sudah haid namun dirinya belum mengalami haid, dan kemudian mengeluh nyeri perut secara periodik setiap bulannya. Karena bisa jadi ia mengalami kebuntuan selaput dara seperti kasus Seruni, yang dalam istilah medisnya disebut Himen Imperforata.

Himen = selaput dara, in = tidak , perforata = berlubang. Jadi, himen imperforata adalah selaput dara yang tidak berlubang alias buntu. Apa akibatnya? Karena posisi selaput dara tersebut membatasi vagina dari dunia luar, maka apabila terjadi kebuntuan otomatis darah haid yang keluar dari rahim dan seharusnya mengalir keluar melalui vagina menjadi tertimbun. Mula-mula cairan darah tersebut mengumpul di vagina. Lama kelamaan setelah vagina tidak muat, darah haid tersebut mengumpul di rahim. Demikian berlangsung terus setiap bulannya , sampai-sampai akhirnya rahim pun membesar seperti sedang hamil. Bukan berisi janin, namun berisi cairan darah. Bahkan, setelah rahim tidak muat maka kumpulan dara akan memasuki saluran telur (Tuba Fallopii). Pada umumnya si penderita tidak menyadari bahwa selaput daranya buntu. Ia baru tersadar untuk ke dokter setelah meraba adanya benjolan di perutnya. Hal inipun terkadang bisa menimbulkan salah paham dan salah sangka dengan kehamilan .

Himen imperforata sebenarnya adalah kelainan bawaan. Normalnya, selaput dara – meski dikatakan utuh – sebenarnya sudah berlubang sebagai saluran keluar darah haid. Kejadiannya 1 dari 1000 sampai 10.000 anak perempuan . Saat sudah dipastikan bahwa tidak haidnya seorang anak gadis akibat himen imperforata makan tindakan yang dilakukan adalah “melubangi” selaput dara tersebut. Tentu saja, proses membuat lubang guna menyalurkan darah haid tersebut dikerjakan dengan pembiusan. Karena prosesnya tidak lama dan realtif sederhana pembiusan cukup dengan lokal saja. Segera setelah selaput dara tersebut berlubang, maka mengalirlah tumpukan darah yang sudah terkumpul berbulan-bulan tersebut. Warna darah sudah merah tua kehitaman dan kental karena sudah bercampur dengan timbunan lendir juga. Lubang robekan juga harus dibuat sedemikian rupa sehingga tidak terjadi penutupan kembali secara spontan.

Diharapkan setelah operasi kecil himenotomi (melubangi selaput dara) tersebut, maka Seruni dan gadis-gadis lain yang juga menderita Himen Imperforata akan mengalami haid yang normal sebagaimana teman-temannya. (nin)

19 thoughts on “SELAPUT DARA BUNTU? HARUS DILUBANGI

  1. baru tahu terima kasih dokter. sekalian saya tanya. Ada tetangga saya setiap kali haid sakit, sampe pingsan dan bahkan masuk , bahkan masuk rumah sakit. ketika hamil terjadi masalah. katanya ada tumor. saat melahirkan, anaknya tidak selamat karena terdesak tumor tersebut. yang seperti itu gimana dok? apa yang terjadi pada rahimnya ketika ia haid? mungkin dokter bisa memberi saran buat perempuan, pencegahan mungkin untuk hal-hal semacam itu? terima kasih dokter

    • Terima kasih sdh berkenan mampir. Nyeri haid yg sakitnya sangat hebat dan sampai berhari2 biasanya disebabkan oleh endometriosis. Bisa kista endometriosis bisa juga tanpa kista. Pada kehamilan, lokasi kista terpisah dari bayi. Kista ada di luar rahim sedangkan bayi di dalam rongga rahim. Mungkin saja ada kista yg sangat besar sehingga mendesak rahim. Namun apakah kista tsb yg menyebabkan kematian bayi di dalam rahim, tentunya perlu penyelidikan yg lebih lanjut.
      Saat haid endometrium yg melapisi dinding rahim bagian dalam terkelupas dan rontok menjadi darah haid. Pencegahan endometriosis bisa saja dg tidak berpacaran, segera menikah dan segera hamil, dan menghindari polutan2.

  2. Assalamualaikum. Selamat pagi dan selamat menjalankan ibadah puasa Bu Dokter. Begini Bu, kami sudah lima th menikah belum di karuniai momongan. Kemaren kami ke Bidan dan di sana saya di suntik kesuburan sedang suami diberi obat minum. Bagaiman dengan hukum suntik kesuburan yg dilakukan di siang bulan Ramadhan Bu? Bidan berkata akan mencoba suntik kesuburan selama lima bulan ke depan dan dilakukan satu kali seminggu. Apakah suntik kesuburan bisa dilakukan tanpa tes kesuburan terlebih dahulu? Haid saya teratur siklus 26-27 hr tp setelah menikah volume nya berkurang, hari nya makin pendek. Mohon petunjuk nya Bu, langkah seperti apa yg harus kami tempuh. Terima Kasih.

    • Wa’alaikumussalaam wr.wb. Semoga Ramadhan ini menjadi Ramadhan terbaik. Kalau suntik kesuburan, in syaa Allah tidak membatalkan puasa.
      Permasalahannya, apa yang dimaksud dgn “suntik kesuburan”? Obat apa yang diberikan? Apa tujuannya? Apa diagnosanya sehingga perlu diberikan “suntik kesuburan”?
      Saran saya, berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter kandungan sehingga jelas duduk permasalahannya. Salam, bu

    • Assalamualaikum. Selamat malam Bu Dokter. Besok saya di minta datang lg ke tempat praktek Bidan yg minggu lalu memberi “suntik kesuburan” itu. Sdh saya sampaikan ke suami apa sebaiknya kita ke Dokter Kandungan saja. Suami bilang ikuti saja kata Bidan itu, saya harus bagaimana Bu?..

      • Gpp. Tapi tanyakan apa nama obat yg disebut “suntik kesuburan” itu. Kalau bisa lihat sendiri etiket obatnya. Atau difoto. Tanyakan, apa tujuan pemberian suntikan tersebut dan apa efek sampingnyan

  3. Assalamualaikum siang dok.. Saya perempuan berusia 28 tahun dlu sempat nikah selama 2 tahun sampai akhirnya dicerai suami karna lubang vagina saya tidak bs tembus bahkan menstruasi pun tidak pernah.. Saat ini saya terpukul putus asa bingung dan harus bagaimana mohon kontaknya saya sangat ingin sekali seperti perempuan normal lain nya terima Kasih

    • Turut prihatin mbak Siska. Saat ini domisili dimana? Kalau di Jakarta, bisa datang ke RS Al Fauzan (www.jih.co.id) Kalau ada di luar Jakarta silakan datang ke bagian Kandungan RS terdekat atau ke dokter spesialis kandungan. Semoga segera tegak diagnosanya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s