Archive | Juni 2014

Berapa Idealnya Kenaikan Berat Badan Ibu Hamil?

Kehamilan yang sembilan bulan lamanya itu terbagi menjadi 3 periode, dimana setiap periodenya dinamakan trimester.  Sehingga dari awal hamil sampai saat persalinan seorang bumil menjalani 3 trimester. Dalam tiap trimester tersebut nafsu makan seorang bumil berubah-ubah.  Dalam trimester 1, umumnya nafsu makan menurun.  Bahkan tak jarang disertai rasa mual dan muntah sampai beberapa kali sehari.  Sebagian ibu mengalami penurunan berat badan. Penurunan berat badan ini masih dianggap wajar asalkan tidak melebihi 5% dari berat badan awal.

Memasuki trimester 2, kondisi mulai membaik.  Mual dan muntah berkurang, sehingga nafsu makan mulai timbul.  Bahkan mulai pekan ke 20 nafsu makan justru meningkat pesat.  Berat badan pun melonjak tinggi.  Kondisi ini berlangsung sampai usia kehamilan 30 pekan.  Di usia hamil 8 bulan nafsu makan kembali normal.  Sebagian ibu mengeluh begah, yaitu rasa penuh di lambung dan cepat kenyang.  Tak perlu khawatir, karena ini disebabkan oleh desakan janin pada diafragma.  Di usia 36 pekan, rasa begah dan sesak agak berkurang disebabkan kepala bayi mulai memasuki pintu atas panggul.

bumil1 dari republika.co.id

Pertanyaannya, berapa idealnya kenaikan berat badan ibu hamil? Kalau dulu, kenaikan berat badan setiap bumil ditarget sama yaitu sekitar 12 kilogram.  Tapi sekarang ketentuan tersebut telah mengalami perubahan.  Kondisi setiap bumil berbeda, demikian pula berat badan awal pun berbeda.  Intinya, semakin tinggi berat badan awal, maka semakin sedikit diperlukan kenaikan berat badan selama hamil.  Nah, untuk menentukan berat badan awal itu masuk kategori normal, kurang, atau lebih, digunakan rumus Indeks Massa Tubuh (IMT).

Cara menghitung IMT  sebagai berikut :

Berat Badan sebelum hamil (kilogram) / Tinggi Badan (meter) kuadrat .  Silakan dihitung !

Berapa hasilnya?

Simak tabel berikut :

BB kurang  (BMI < 18,5)                      kenaikan ideal selama hamil 13 – 18 kg

BB normal (BMI 18,5 – 24,9)             kenaikan ideal selama hamil 11 – 16 kg

BB lebih     (BMI 25 – 29,9)                  kenaikan ideal selama hamil 7 – 11 kg

Obesitas     (BMI  > 30 )                        kenaikan ideal selama hamil < 9 kg

Catatan :  rumus ini bukan untuk kehamilan kembar

Nah, jadi tidak perlu naik setinggi-tingginya kan? Dan kenaikan berat badan sampai 20 an kilogram itu sudah tidak jamannya lagi.

Takut bayinya kecil?

Berat bayi baru lahir normal minimal adalah 2500 gram.  Berapa maksimalnya? Sebenarnya tidak ada batasan untuk maksimal, namun di atas 3500 gram sudah masuk kategori besar, dan tidak dianjurkan berat bayi baru lahir di atas 4000 gram.  Di bawah 2500 gram masuk kategori Bayi Berat Lahir Rendah, sedangkan di atas 4000 gram disebut makrosomia.  Bayi besar memang tampak lucu di mata kita, namun sebenarnya bayi demikian berisiko mengalami hipoglikemia.

Makrosomia

Bagaimana mengerem laju pertambahan berat badan? Sebetulnya gampang.  Cukup dengan mengurangi makanan manis dan berlemak.  Hindari makanan dan minuman yang manisnya berasal dari gula pasir atau gula merah.  Sirop? Teh manis? Kue berlapis krim? Kolak buat buka puasa? Es krim? Hmmmm….stop dulu ya.  Bagaimana menyiasati rasa lapar yang menyerang di malam hari? Makan saja buah-buahan yang berair banyak atau minum air putih.

Nah, sepekan lagi bulan Ramadhan tiba.  Gunakan kesempatan ini untuk berdiit, disamping meraih pahala sebanyak-banyaknya.

Selamat menjalankan ibadah di bulan Ramadhan!

 

Keterangan foto :

1. sumber http://www.republika.co.id

2. bayi makrosomia yang dilahirkan dengan operasi sesar, berat lahirnya 4800 gram

Iklan

Bandara atau Garasi? [wamena 2]

Wamena adalah ibukota kabupaten Jayawijaya, provinsi Papua. Kota ini terletak di sebuah lembah yang indah dikelilingi oleh pegunungan Jayawijaya.  Maka, satu-satunya jalur transportasi ke Wamena  adalah lewat udara. Dari Jakarta, Wamena bisa ditempuh dengan dua kali penerbangan.  Jakarta – Jayapura yang memakan waktu 4,5 jam dan dilanjutkan dengan Jayapura – Wamena selama 30 menit.

Kami menggunakan jasa Garuda Indonesia (tergabung dalam skyteam–iklan) untuk penerbangan langsung dari SoekarnoHatta ke Sentani di Jayapura. Berangkat jam 23.50 WIB dan tiba jam 7 pagi WIT. Sholat subuh dilakukan di pesawat. Dan pemandangan matahari terbit juga dapat dinikmati dari jendela pesawat.  Subhanallah! Selama 4,5 jam penerbangan mendapatkan dua kali konsumsi. Malam dapat roti dan paginya sarapan.  Yang unik…dalam perjalanan pulang dengam Garuda Indonesia juga, makan siangnya berupa ubi rebus sebagai pengganti nasi.

Fajar dari Jendela

Bandara Sentani di pagi hari.  Belum terlalu ramai.  Kami minta jasa portir untuk mengurus bagasi sejumlah 5 koli berupa barang-barang bantuan untuk aksi kemanusiaan. Nah, portir tersebut tidak antri melainkan langsung mengambil bagasi2  tersebut di mobil pengangkutnya.  Setelah itu kami berjalan ke ruang keberangkatan yang letaknya bersebelahan melalui sebuah pintu penghubung.

Uniknya di Sentani ini….dimana-mana ada tulisan peringatan “Dilarang Membuah Ludah Pinang” ditempel di tembok. Rupanya, kebiasaan makan sirih pinang yang mengakibatkan ludah berwarna merah ini dibarengi dengan kebiasaan meludah sembarangan.  Hmmmmh……

Peringatan Dilarang Makan Pinang

Penerbangan ke Wamena dengan pesawat TriganaAir jenis Boeing 737-200.  Lumayan stabil.  Karena ada jenis lain ATR yang ukuran lebih kecil dan berbaling-baling, saya bayangkan akan kurang nyaman.  Ada konsumsi berupa teh kotak.  “Baru mau ngliyep….kok sudah sampai”, ujar suami.  Sedangkan mata saya tak mungkin terpejam karena pandangan tak lepas dari jendela “melahap” semua keindahan hutan dengan warna hijau yang bergradasi bagaikan relief di peta timbul.  Masya Allah…indah sungguh Indonesia ini ya Allah.

IMG_6158

Mendaratlah kami di bandara Wamena.  Tidak ada yang namanya ruang kedatangan, yang ada hanyalah lantai beralas semen dengan ban berjalan kecil untuk bagasi.  Demikian juga tampak depan bandara….Lho, kok seperti garasi ya…?

Namun hawa dingin sejuk beserta deretan penjual pinang yang menggelar dagangan di depan pagar bandara segera mengalihkan perhatian saya tentang bandara yang mirip garasi itu.  Hanya suami yang menggumam tentang “kemana larinya dana otsus untuk Papua. Kalau sekedar bikin bandara yang agak nggenah saja pasti bisa lah”

Ruang Kedatangan Bandara Wamena

SELAMAT DATANG DI WAMENA!!

 

Keterangan foto :

1. Terbit fajar di timur tampak dari jendela pesawat

2. Peringatan dilarang makan pinang

3. Pemandangan Elok di Atas Danau Sentani – Bagai Sepotong Surga jatuh ke Bumi

4. Ruang kedatangan bandara Wamena