[Kenangan Ramadhan] Tatkala Ia Lahir Begitu Mungil

Pagi jam 07.30 bulan Ramadhan hari ke 9, di kamar operasi. Kami bertujuh sudah siap untuk memulai operasi hari itu. Saya sebagai operator dibantu dua orang asisten. Kemudian ada dua orang dokter lagi, yaitu dokter spesialis anestesi, dokter spesialis anak. Terakhir, dua orang bidan yang berfungsi sebagai asisten dokter anak dan pembantu umum. Kami semua, termasuk pasien sudah berdoa…dan operasi pun dimulai.
Sebetulnya kejadian seperti ini sudah biasa kami alami. Prosedurnya sama, upacara persiapannya juga sama. Cuma kasusnya yang berbeda-beda. Demikian pula waktunya, bisa pagi hari dimana badan dan hati terasa segar tapi bisa pula di tengah malam saat kantuk seharusnya sudah sampai di pelupuk mata.
Kasus hari ini adalah janin usia 37 pekan (9 bulan) namun mengalami hambatan dalam pertumbuhannya dan ditambah air ketuban hanya sedikit. Istilahnya “Intra Uterine Growth Retardation” . Terpaksa harus dilahirkan karena situasi di dalam rahim sudah tidak kondusif lagi. Tak memungkinkan janin berkembang sebagaimana layaknya ‘rahim adalah inkubator terbaik di dunia’. Kemarin, diperkirakan berat badannya 1600 gram dari seharusnya 2500 gram. Saya masih menyimpan harapan, semoga taksiran saya salah, dan bayi lahir dengan berat 2000 gram.
Kegalauan itu terus berkecamuk, saat ternyata bayi yang keluar kecil sekali. Hanya 1500 gram! Malah kurang dari perkiraan!
Sepanjang operasi, hati saya terus diganggu dengan pertanyaan: benarkah bayi itu mengalami hambatan pertumbuhan? Jangan-jangan memang usianya masih muda? Kalau ternyata yang saya lahirkan adalah bayi prematur….betapa berdosanya ! Yang seharusnya belum saatnya lahir tapi dilahirkan.

pertumbuhan janin.www.temeculavalleyobgyn.com
Tapi sisi nurani saya yang lain mencetuskan sebuah keyakinan. Pertama : kehamilan ini sudah saya pantau semenjak usia 2 bulan. Hambatan pertumbuhan mulai tampak pada pertengahan bulan lalu. Kedua : terjadi penurunan bermakna dari taksiran berat badan janin. Ketiga : kalau memang kejadian sebenarnya adalah pertmbuhan janin terhambat dan saya tidak melakukan tindakan untuk melahirkannya, dan kemudian terjadi hal-hal yang tidak diinginkan….oooh na’udzubillah min dzaalik!
Akhirnya fakta- fakta yang lain memang menunjang bahwa kondisi di dalam rahim tidak kondusif. Misalnya, ari-arinya kecil, tali pusatnya kecil dan layu, bahkan ada bagian yang menyempit. Ketubannya, Alhamdulillah, jernih meski memang sedikit.
Saya sedikit bisa bernapas lega dalam menjelaskan kondisi ini kepada keluarga pasien. Selanjutnya tugas ekstra plus sabar dan tawakkal menanti sang ibu, yaitu merawat bayi mungil 1500 gram. Semoga Allah SWT memudahkan.

catatan :

* Tulisan berdasarkan kisah nyata. Saya buat tahun 2011 sebagai penugasan saat mengikuti Sekolah Menulis Kearifan Tarbawi

24 thoughts on “[Kenangan Ramadhan] Tatkala Ia Lahir Begitu Mungil

    • Tampaknya tidak sama kasusnya, mbak Indri. Kalau PJT, berat bayinya di bawah normal, tidak sesuai dengan usianya. Kalau bayi Medina beratnya normal, kan? Sedangkan plasenta pengapuran itu ternyata tidak ada korelasi dengan kondisi bayi. *mana bakpaonya?*

      • 2,1 dok kmrn, usia kandungan 9bln 1 mgg
        Nutrisinya sulit masuk ke janin.
        Makan bny, bb naik yg gendut ibunya _ _’
        Bakpaonya habis diajak jalan2 cari embun hehehe

      • ooh…jadi Medina lahir di usia 37 pekan dan berat 2100 gram? Berarti PJT juga, ya. Tapi, bayi PJT memang lebih baik segera lahir supaya ia bisa tumbuh kembang dengan baik. Terbukti, kan?

      • Iya dok
        اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
        Grafik kmsnya naiknya tajam🙂

  1. tugas hebat seorang dokter. semoga Allah membalas segala jerih payah yang telah bu dokter lakukan untuk membantu sesama

  2. Mbak Prita, jadi ingat sahabat saya saat melahirkan, beratnya hanya 500 gr, sampai dijuluki bayi setengah kilo, alhamdulillah atas kehendak-Nya si kecil tumbuh sehat dan lincah sekarang.

    Oh ya, lalu bagaimana kabarnya si kecil? semoga pula ibu dan si kecil sehat .

    • Alhamdulillah, si bayi 1/2 kilo sehat. Itu kejadiannya dimana? Di Jerman atau Indonesia? Ada bukunya, kisah seorang dokter yang bekerja di bagian NICU di Amerika, menceritakan kisah2nya merawat bayi2 kecil.
      Bayi dalam cerita di atas hanya berusia 9 bulan, teh

  3. innalillahi ternyata hanya berusia 9 bulan.. *baca komen..
    biasanya bayi prematur belum sempurnah semua organ tubuh ya mbak? jadi perawatan lebih ribet dan dijaga..
    selama ramadhan ini banyak bayi prematur kah?

    • ya, mbak Tin. Hanya 9 bulan usianya. Bayi prematur berarti organ tubuhnya belum matur (matang). Yang sangat vital adalah organ paru, sehingga rawan terjadi distres napas. Selain itu juga sensitif terhadap suhu, sehingga mudah terjadi hipotermia. Dan sensitif terhadap infeksi, sehingga bisa berujung ke kematian. Selama Ramadhan ini, alhamdulillah, tidak ada yang lahir prematur. *sudah khatamkah tilawahnya, mbak?*

      • kalu ada prematur ada pramatur ya, kata mama daku di perut 42 bulan.. artinya pramatur bukan ya? tapi lahir normal dan berat 4.1kilo..
        hampiiiiiiiiiiiiirrrr, tinggal 2 juz nih.. ayo mbakdokter ikutan balap.. inshallah minggu ini khatam..

      • Bukan pra matur tapi postmatur. Itu bayi yg lahir di usia lebih dari 42 mg (bukan 42 bulan, mbak. Kalau 42 bulan mah, lahir langsung lari2). He…he…ngaku kalah deh, soalnya baru juz 24 :-[

  4. pas ramadan kemarin dikunjungi teman kerja suami bawa anak kembarnya 5 bulan, lahir prematur 35 w, berat 2 janin 3 kg pas lahir,perkembangannya lbh montok yg cewek dibanding sodaranya yg cowok, kasus nya ga tau knp lhr prematur

    • kehamilan kembar memang ada kecenderungan lahir prematur, mbak. Meskipun usia 35 pekan harapan hidupnya lebih besar, namun karena kembar beratnya jadi di bawah 2000 gram ya. Alhamdulillah, keduanya sehat ya. Salam buat si kecil……

  5. Assalamu’alaykum dokter.. Subhanallaah, saya menangis membaca cerita ini..karena bulan januari kemarin, saya juga menjalani operasi untuk melahirkan putri saya di usia kehamilan masuk 39 minggu, setelah sebelumnya diinduksi. Saya juga mengalami PJT, serta pre eklampsia (sebelum operasi, tekanan darah 167/122). Putri saya beratnya 1,69 kg , lebih kecil dari perkiraan sebelumnya (2kg). Saat lahir, putri saya mengalami multiple anomali, antara lain posisi jantung bergeser ke kanan, salah satu paru-paru belum berkembang sempurna, tiga ruas pada tulang belakang kurang panjang, bibir atas terbelah di kedua sisi, dan jumlah jari tangan kanan 4…AllahuAkbar…sungguh Allah menciptakan segala sesuatu dengan hikmah ya dokter… Putri saya berpulang ke Rahmatullah di usia 11 hari… dari konsultasi dengan dokter selama kehamilan, dan tes darah putri saya, negatif torch, negatif cmv dan negatif rubella..menurut dokter tsb, kemungkinan dna yg bertemu dan kemudian terbentuk adalah dna yang abnormal…
    selama kehamilan saya sakit 1 x, dlu dan demam selama 2 hari dan sembuh tanpa minum obat… sempat mengalami oligohidramnion dan perdarahan selama kurang lebih 2 minggu di kehamilan 7 minggu dokter…tp menurut dokter kandungan saya, hal tsb bukan penyebab kondisi putri saya…
    saat ini saya sedang berikhtiar agar bisa diamanahi Allah kehamilan kembali, bagaimana ya dokter agar saya tidak mengalami pre eklampsia dan PJT lagi?

    • Turut bersimpati. Semoga Allah memberikan kekuatan dan kesabaran. Dan semoga juga tidak terulang kasusnya. Tampaknya PJT disebabkan oleh dua hal yakni preeklamsia dan kelainan bawaannya. Preeklamsia, semoga tidak terulang di kehamilan berikutnya. Jaga berat badan sebelum hamil dan konsumsi asam folat 2 bulan sebelum hamil. Periksa darah juga untuk menyingkirkan anemia. Kelainan bawaan kemungkinan karena kromosom abnormal, dimana kita tidak bisa mengaturnya

  6. Aamiin aamiin Ya Robbal alamiiin. terima kasih sekali dokter atas jawabannya. semoga dokter senantiasa dalam Rahmat Allah ya, aamiin. Iya dok, sedang mengusahakan mengurangi berat badan, kemarin sebelum hamil berat badan saya 70 dan pada waktu hamil mencapai 91 kg. Alhamdulillah sekarang 75 kg, berusaha untuk mengurangi lebih banyak lagi, mohon doanya ya dokter🙂 untuk asam folat, bolehkah semisal saya mengkonsumsi susu untuk persiapan kehamilan, ditambah suplemen asam folat dan buah alpukat secara bersamaan?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s