[Ramadhan Sehat] Wudhu Bisa Bikin Awet Muda

Meskipun pada hakikatnya semua amal perbuatan kita dapat bernilai ibadah, namun ritual ibadah yang frekuensinya meningkat di bulan Ramadhan adalah sholat dan tilawah Al Qur’an.  Dan aktivitas ibadah tersebut mensyaratkan pelakunya bersuci terlebih dahulu.  Tak pelak aktivitas berwudhupun akan meningkat.  Sebagai sarana pembersihan fisik dan batin yang mengandung nilai pahala, ternyata berwudhu pun bermanfaat secara medis.

  1. Dengan berwudhu maka terjadi pembersihan kulit.  Dan sebagaimana diketahui bahwa membasuh kulit selain membersihkan dari debu, keringat, dan kotoran lain yang menempel, juga dapat menghilangkan 90% mikroba patogen penyebab penyakit.  Selain itu, siraman air (wudhu) dapat meminimalkan pengaruh buruk dari pajanan sinar matahari yang mengandung ultraviolet.
  2. Gerakan wudhu paling awal yaitu membasuh dengan menggosok tangan, bermanfaat ganda yaitu,  selain dapat meminimalkan penularan penyakit virus, juga merupakan sarana melancarkan peredaran darah di bagian tangan tersebut.  Publikasi di British Medical Journal tahun 1997 menyebutkan bahwa kebiasaan mencuci tangan dapat menurunkan insidens penularan penyakit infeksi saluran napas (ISPA), dan temuan tersebut diadopsi berupa “gerakan mencuci tangan” yang marak akhir-akhir ini.
  3. Berkumur , beristinsyak (menghirup air sedikit dengan hidung), dan beristinsyar (mengeluarkan kembali), selain sangat berfaedah untuk membersihkan rongga mulut dari sisa-sisa makanan juga bermanfaat untuk membersihkan hidung. Hidung kita merupakan organ tubuh yang berfungsi untuk menyaring debu dan kotoran yang masuk ke saluran pernafasan.  Penelitian di universitas Iskandaria, Mesir,  menunjukkan bahwa rongga hidung dan langit-langit orang yang jarang bahkan tidak pernah  berwudhu lebih banyak mengandung kuman dan kotoran dibandingkan dengan milik orang yang selalu berwudhu.
  4. Membasuh wajah, selain membersihkan dari kotoran, kuman, dan debu, juga membuat wajah bersinar cemerlang.  Wajah juga terlihat awet muda dan kencang dikarenakan kelembaban kulitnya selalu terjaga.  Aliran air, diketahui merupakan masase alami yang dapat memperlancar peredaran darah di daerah kepala.  Lancarnya aliran darah dapat memberikan kesegaran dan menghilangkan kantuk.  Sehingga dapat dipastikan bahwa kita merasa segar saat mengerjakan sholat.  Secara psikis, berwudhu dapat menghilangkan keresahan dan kegelisahan sehingga dapat meredakan gejolak emosi.  Itulah sebabnya, Rasulullah menganjurkan umatnya untuk berwudhu tatkala mereka sedang dikuasai oleh emosi negatif yaitu amarah.
  5.  Membersihkan telinga luar dan dalam, sebagaimana dilakukan oleh Rasulullah SAW tatkala berwudhu (diriwayatkan dari Ibnu Abbas), mempunyai manfaat medis yang besar dikarenakan telinga juga menjadi tempat berkumpulnya kotoran, debu, dan kuman.  Apabila telinga jarang atau tidak pernah dibersihkan maka kumpulan kotoran dan debu tersebut akan mengeras dan akan mengganggu pendengaran.  Sesuai dengan  anatomi telinga dimana susunan saraf dan tulang-tulang pendengarannya berkoneksi langsung dengan otak serta adanya saluran Eustachius yang menghubungkan antara telinga dan hidung, maka gangguan pendengaran dapat mempengaruhi fungsi indra yang lain, demikian juga sebaliknya.
  6. Bagian badan yang mendapat giliran terakhir untuk dibersihkan adalah kaki.  Kaki merupakan bagian tubuh yang harus bekerja berat dikarenakan fungsinya sebagai penyangga berat tubuh.  Ditambah lagi dengan berbagai aktivitas kita sehari-hari, maka kaki juga menjadi tempat berkumpulnya kotoran dan kuman sehingga rentan terkena infeksi.  Telapak kaki juga diketahui menjadi tempat berkumpulnya jaringan-jaringan saraf dari berbagai organ tubuh.  Kondisi inilah yang kemudian dimanfaatkan dalam metode pengobatan pijat refleksi. Maka, berwudhu seperti yang dilakukan oleh Rasulullah yaitu membersihkan sela-sela jari kaki dengan kelingking (sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah), selain  membersihkan juga berfungsi untuk merangsang ujung-ujung saraf pada jari kaki. Penelitian yang dilakukan oleh Prof. DR. Mujahid Abu al Mujjid dari universitas Al Manshurah, Mesir terhadap 5000 orang penderita diabetes yang rutin mengerjakan sholat menemukan fakta bahwa hanya 6% di antara mereka yang menderita luka kronik (ulcus diabeticum) di kaki.  Sementara data statistik menunjukkan bahwa angka kesakitan akibat luka tersebut mencapai 25%. (nin)

Gambar diambil dari http://www.republika.co.id

11 thoughts on “[Ramadhan Sehat] Wudhu Bisa Bikin Awet Muda

  1. Selamat menjalankan ibadah puasa bu dokter… sehat selalu amiiin. nice info bu dokter terimakasih. kadang masih wudhunya buru-buru… ramadhan ini harus di perbaiki. aamiin

    • Terimakasih, bu Lya. Selamat menjalankan ibadah shaum dan ibadah2 lain di bulan suci ini. *hari pertamanya cuacanya romantis, lho, mendung….*
      Tentang wudhu, kalau buat kaum kita yang saya amati…..jangan sampai pakaian kita menghalangi dari wudhu yang baik dan benar. Misalnya, penggunaan hijab yang lilit-lilit dan berpunuk onta. Selain menyulitkan tatkala wudhu, juga tidak sesuai syariah.
      Semoga Allah mengabulkan doanya. Aamiin…

  2. Yang begini nich bikin syirik jiwa aj. Astaghfirullaahal ‘azhiim.
    Bukan wudhunya yg membuat awet muda tetapi Allah, Tuhan semesta alam yg membuat muda.
    Bacalah surat al-ikhlash dengan kesadaran, jangan dengan nafsu, disana kuncinya segala pemahaman, dan dasar dari pemahaman sebenarnya.
    Jika anda menganggap wudhu yg mujarab maka anda sudah berlaku syirik, dan 1000% Allah akan meninggalkan anda dengan sekutu anda.
    Allah sebagai sumber bumi dan langit dan bergantung semua yg di langit dan di bumi kepada Allah. Mau wudhu, dzikir, sholat, sedekah, ayat alquran dan segala ilmu, doa maupun rapalan mana saja, sama aj, yg membedakan niat anda, iman anda tertuju kemana, kepada Allah sebagai sumber alam semesta atau alamnya itu yg menjadi Tuhan anda.
    Alam tersebut hanya sebagai perantara dari energi Allah. Jika niat anda betul, tidak usah lama, anda berdoa lalu berwudhu selama sebulan aj, semua tubuh anda juga akan kembali muda, bahkan umur anda menjadi umur 17 tahun pun bisa, tetapi ingat, makhluk itu tidak kekal, artinya walaupun anda sudah memuda pun, jangan ditinggalkan amalan tersebut karena Allah karena namanya makhluk tentu akan bergantung trus kepada Allah, sumber dari Allah.
    Perbaiki kembali aqidah anda yg betul, semoga iman yg benar akan disayangi Allah dan tentu di sayangi oleh semua makhluk Allah yg Shaleh dan terjaga dengan perlindungan Allah dari musuh2 Allah.
    Selamat belajar Islam kembali.

    • Terimakasih komennya. Tentang niat itu sudah tidak bisa dibantah lagi. Niat mendasari segala kegiatan, bukan? Monggo dibaca lagi, tulisan tersebut justru menguatkan bahwa segala sesuatu yang Allah suruhkan kepada kita ternyata mempunyai manfaat terhadap kesehatan. Ini yang harus digali seluas-luasnya. Wallahu a’lam. NB. Referensi ada pada saya….🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s