Sel Punca dan Sebuah Karya

Alhamdulillah, atas ijin Allah Subhanahu wa Ta’ala…. , doa panjang kami selama 3 tahun  akhirnya terjawab saat suami saya  berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul:
“Regenerasi Tulang Rawan Hialin pada Defek Osteokondral melalui Penyuntikan Intra Artrikular Suspensi Sel Punca CD 34+ Darah Tepi Manusia, Asam Hialuronat, TGF B1, IGF, PG, dan Fibronektin pada Tikus Spraque Dawley”
 
di hadapan sidang senat terbuka pada Selasa, 29 Januari 2013 di Aula FKUI yang dingin.
dengan predikat Cumlaude
Beritanya ada di sini
Sedangkan edisi cetaknya ada di Kompas tanggal 30 Januari halaman dengan judul  Sel Punca Darah Tepi Bisa Diubah Menjadi Sel Tulang Rawan.
Ceritanya ringkasnya:  sel punca yang berasal dari darah tepi terbukti bisa menumbuhkan sel kondrosit (tulang rawan) pada tikus. Nantinya  diharapkan untuk pengobatan osteoarthritis ( pengapuran sendi) bisa dilakukan dengan sel punca yang berasal dari darah tepi orang itu sendiri.
Perjalanan penelitian ini masih panjang.  Mohon doa agar beliau dapat mengamalkan ilmunya dengan baik serta berkah.  Aamiin yaa Robbal Aalaamiin
NB.   Pontang panting, jungkir balik dan kuras tabungan tersebut ternyata mendapat apresiasi dari tim penguji mengingat beliau bukan staf pengajar.  Adanya nada2 skeptis dan pertanyaan retoris “kenapa mesti bersusah payah sekolah dan mahal kalau tidak berdampak untuk kepegawaiannya” menjadi kenangan manis setelah ini.  Barakallah dan apresiasi untukmu, ayah anak-2 ku!

31 thoughts on “Sel Punca dan Sebuah Karya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s