BSMI Goes to Gaza

Solidaritas BSMI untuk Palestina
Jakarta (26/11/2012). Memasuki dua minggu  sejak serangan Israel ke Palestina pada Rabu (14/11) pekan lalu, gencatan senjata telah disepakati Israel . Meski begitu, kondisi Palestina masih belum bisa dikatakan aman dan terkendali. Sebagai bentuk kepedulian merekonstruksi Gaza kembali, bantuan  terus dilancarkan. BSMI sebagai salah satu lembaga kemanusiaan yang bergerak aktif dalam solidaritas kemanusiaan untuk Palestina, siap membantu dengan mengirimkan dua relawan ke Gaza pada Selasa (27/11).
Sebuah lampiran berisi dokumen daftar kebutuhan alat kesehatan dari RS. Al Shifa Gaza, sampai ke surel resmi BSMI. Berdasarkan data tersebut, BSMI mengerahkan donasi masyarakat untuk Palestina dengan membelikan alat kesehatan berupa alat orthopedi  dan instrumen operasi serta obat-obatan. Alat kesehatan yang dikirimkan BSMI, menyesuaikan dengan permintaan tersebut. RS. Al Shifa Gaza telah lama berhubungan baik dengan BSMI. Yakni sejak kedatangan BSMI di Palestina pada tahun 2009 dan 2010.
Dana donasi lainnya dimaksimalkan untuk program beasiswa mahasiswa Palestina di Indonesia. Program ini merupakan program yang sedang berjalan dan berkembang. Menjadi sebuah program khas tersendiri dedikasi BSMI untuk Palestina. Saat ini, empat mahasiswa asal Palestina sedang melakukan studinya di Universitas di Indonesia. Dua mahasiswa jenjang S1 yang menempuh pendidikan kedokteran di Universitas Islam Negeri. Dua lainnya merupakan dokter Palestina yang mengambil pendidikan spesialis di Universitas Indonesia dan Universitas Gajah Mada. Ke depan, BSMI bersiap mendampingi penerima beasiswa mahasiswa Palestina di Indonesia lainnya hasil kerja sama dengan Kemendikbud.
Keberangkatan BSMI ke Gaza
Relawan BSMI diberangkatkan ke Gaza. Diwakilkan oleh Ketua Umum BSMI, Muhammad Djazuli Ambari S.KM,MSi, dan relawan Lucky Pransiska. Kedua relawan ini merupakan tim aju (tim awal) yang akan membantu rakyat Palestina dengan memberikan bantuan alat-alat kesehatan berupa alat orthopedi senilai USD 60.000 dan melakukan persiapan penjemputan terhadap 12 penerima beasiswa BSMI yang akan melanjutkan pendidikan di Indonesia.
 
Pemberangkatan ini kami jadikan dua gelombang. Tim pertama, tim aju, sejumlah dua orang dan akan disusul oleh tim inti sejumlah lima belas orang. Karena sesuai dengan pengalaman kami sebelumnya, pengalaman 2009 dan 2010, kami melakukan dengan pola yang sama agar lebih efisien.” Jelas Muhammad Djazuli Ambari SKM M.Si, Ketua Umum BSMI dalam konferensi pers yang digelar Kamis (22/11) siang.
Tim kedua akan diberangkatkan setelah tim aju kembali ke Indonesia. Tim kedua terdiri atas dokter-dokter spesialis yang akan mendukung kegiatan operasi di Shifa Hospital Gaza, memberikan bantuan alat orthopedi, alat anestesi dan alat-alat operasi lainnya, bantuan obat-obatan, pelatihan perawatan luka korban perang metode stem cell (teknologi kultur jaringan plus alatnya), serta penjemputan 12 warga Gaza penerima program beasiswa BSMI kerja sama dengan Kemendikbud RI.
“Mereka membutuhkan obat dan alat kesehatan, karena alat kesehatan masuknya sulit. Obat atau alat kesehatan yang seharusnya cukup untuk beberapa bulan, karena serangan Israel bisa habis dalam waktu mingguan bahkan dalam hitungan hari. Oleh karena itu, bantuan seperti ini yang dibutuhkan dan kita kirimkan.” Jelas dr. Basuki Supartono, Dewan Pembina BSMI yang juga menjadi narasumber di konferensi pers BSMI, ”Yang kita gunakan ini dana ummat. Pengiriman pertama yang hanya terdiri dari dua orang dan pola dua gelombang keberangkatan ini demi menghemat dana agar lebih bermanfaat dan efektif . Bantuan pun dimaksimalkan tepat guna.” tutupnya.
Bantuan kebutuhan medis merupakan pemenuhan pelayanan dan perawatan korban serangan Israel. Sedangkan penjemputan 12 warga Gaza penerima beasiswa BSMI merupakan program khusus BSMI dalam rangka capacity building SDM Palestina. Keduanya merupakan alternatif bantuan kemanusiaan untuk Gaza.
Bagi masyarakat yang ingin menginfaqkan hartanya untuk bantuan kemanusiaan ini dapat mengirimnya melalui Bank Syariah Mandiri no rek 116.0033.568 , atau BNI Syariah no rek 260.260.007.  Atas nama Bulan Sabit Merah Indonesia (ziy)

9 thoughts on “BSMI Goes to Gaza

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s