Promo Miras

Bagaimana miras mau dibasmi, kalau di minimarket pun promonya sungguh menarik hati. Alih-alih menyeleksi pembeli miras – dibatasi hanya usia dewasa, atau seperti di luar negeri dimana pembeli harus menunjukkan KTP- justru promo-promo miras ini menggunakan makanan/snack anak untuk hadiahnya. Wahai para pembuat aturan, tidakkah hati nuranimu terketuk dengan kondisi semacam ini. Mau dibawa kemana anak-anak kita , generasi penerus bangsa ini ??? Atau memang benar bahwa negeri ini sedang menuju ke jurang kehancuran.

Miras yang promonya saya foto di bawah ini, dijual di minimarket waralaba yang terpopuler di Indonesia.  Minimarket ini berada di lingkungan rumah tangga bahkan sampai ke perkampungan dan kota kecil.  Sangat dekat dengan anak-anak dan remaja.  Apalagi, saat promo mereka memberikan hadiah berupa snack anak2 untuk pembelian miras tersebut.

Promonya jelas, yakni beli 2 botol bir * dapat sebungkus kacang.  Atau beli miras merk tertentu dapat snack kentang yang akrab di lidah anak-anak.

Foto yang diperbesar di bawah ini menampakkan tulisan dengan lebih jelas :

Industri miras juga mengeluarkan varian lain yaitu zero alkohol, tentu dengan harapan untuk mendongkrak penjualan.  Dan minuman jenis ini pun ‘disandingkan’ dengan sebatang coklat yang iklannya sangat agresif memprovokasi anak-anak untuk mencicipinya.

Namun meskipun  minuman yang dipromokan tersebut diklaim sebagai minuman zero alkohol.  Namun penggunaan merk yang sudah kadung identik dengan nama miras, sehingga mengesankan sebagai miras, tetap termasuk dalam kategori haram, menurut fatwa MUI.

Nah, siapa yang tidak kenal coklat crispy yang dijadikan bonus bila membeli 2 kaleng miras zero ini ?

Perhatikan bahwa penempatan kaleng-kaleng miras tersebut bukanlah di tempat khusus, tertutup atau tidak terjangkau anak, melainkan dicampur dalam 1 rak dengan minuman biasa.

Salah satu bentuk promo lain yang berlangsung di awal tahun ini :

Rupanya beli miras diberi bonus kacang itu bukannya tanpa maksud.  Info-info yang saya peroleh dari para sahabat MPer menyebutkan bahwa miras jenis tersebut memang pada umumnya dikonsumsi bersama kacang!

Mengingat fenomena ini sudah akut dan sudah butuh penanganan khusus. Jadi kita harus berbuat. Yang saya belum pernah tanya ke kasir, rata2 penjualan miras itu berapa banyak? Secara global seorang kasir pernah melapor, bahwa saat ada promo beli 2 gratis 1 untuk sebuah merk miras, penjualannya menanjak.

Di bawah ini komen2nya :

@mozaikpublishouse : Waduh kok gitu banget seh promonya.
Emang sih yg pernah saya dengar makanan kecil kayak kacang biasanya buat tambur or pendamping saat minum.

@tintin1868 :  biasanya orang suka ngacang kalu minum bir.. ini semua ada di supermarket mana budokter?

@cambai : udah sakit jiwa nih pemilik mini marketnya… aturan dari pemerintah juga kog ya gak kelar2 ya.. baik miras maupun rokok..:(((

@saya : pewaralaba minimarket itu tidak bisa menentukan jenis barang yg dijual di tokonya. Disuplai rokok, miras, atau apa saja, mereka tdk bisa nolak. Di antara para karyawannya saja ada perbedaan. Saat diingatkan bahaya miras yg dijual bebas, ada yg mengatakan “Lemes saya mikirkan itu”. Sebaliknya, ada yg malah lebih agresif memromosikannya.

@rhedina : Semakin prihatin…:'(
Tp memang orang sini minum bir itu temennya yg agak asin2…keripik…kacang..atau Brezel. Brezel itu roti khas disini agak keras sedikit dan agak asin juga.
saya ngga bisa tampilin gambar disini he..he.. maklum ndak ngerti.

Disini membeli miras dan rokok itu harus memperlihatkan tanda pengenal, jika pembeli terlihat muda, karena baru diatas 18 thn boleh membeli miras dan setelah 16 thn boleh membeli rokok, tp data statistik, anak muda yg merokok turun cukup signifikan.

Gimana ya menyadarkan anak2 muda akan bahaya miras dan rokok di negara kita?

@keluargapanda : menjamurnya minimarket ternyata banyak dampak buruk juga, kemarin promosi kondom dan coklat pula..duhh negeri ku…, dikota saya tinggal sekarang, miras di jual juga, tapi ga di semua market, kayak di peta petain gitu, jika banyakan komunitas muslim sunninya, jarang minimarket berani jual miras, tapi untuk daerah tertentu yang agak sekuler, miras mudah didapat.

@ummufaishol : ehm kayanya bener kata keluarga panda, di tempat saya, saya coba mueter nyari di am or im belom nemu juga, kalo yg bintang zero kynya ada, tp klo yg vodka or guiness gitu ga nemu2. mgkn memang nelihat konsumen skitarnya, spy ga mancing konflik di daerah yg agak ketat

@enkoos : Astagaaaaa……
Promosinya dah keblinger. Kalau bisa ditegur, ya tegur aja. Dengan cara halus tentunya. Barang kayak gini gak seharusnya dijual bebas kayak jualan sendal jepit.

@symplindah : bikin gerakan apa ya biar minimarket ini ga seenaknya sendiri😦

 

 

9 thoughts on “Promo Miras

  1. waduch kaget saya mbak , ternyata di indonesia begitu bebasnya ya beli miras. disini minuman seperti itu berada ditempat tersendiri dalam lemari terkunci, umumnya letaknya diluar area belanja,
    tepatnya kalau kita ke carefour misalnya, kita bayar belanjaan di kasir…. setelah bayar kita ada diluar area belanja kan?? nah lemari untuk menempatkan rokok dan miras adanya di seberang kasir….mepet dinding, jadi kalo ada anak2 ikut dengan org tuanya gak akan lihat miras dan rokok di area belanja, kalau org mau beli, si kasir manggil petugas tuk ngambil.
    ditempat2 tertentu miras dan rokok dijual hanya setelah jam 12 keatas, dan haru snunjukin kartu indentitas..
    huebaat benar ya indonesia.. jauh lebih manju dari negara barat…………..dalam hal MIRAS. menyedihkan😦

    • Hebaat banget sekaligus sangat memprihatinkan karena kebebasan yang kebablasan, mbak! Yang beli vodka saja anak usia belasan. Meski saat saya tanya dia berkilah bahwa dirinya cuma disuruh. Karena itu wjar jika terjadi mobil tiba2 nabrak para pejalan kaki dan setelah diselidiki ternyata pengemudinya mabuk. Kasus terakhir adalah peristiwa seorang model yang halusinasi karena narkoba, nyetir mobil dengan cuma mengenakan pakaian dalam, dan dia memang minta maaf secara terbuka, namun dengan wajah tanpa kesedihan sama sekali. Dan masyarakat kok justru simpati…… Saya khawatir dengan semakin permisifnya masyarakat ini.

      • waduch.. benar2 ya, remaja boleh beli vodka…….
        Kadang saya bingung, disini dimana alkohol itu bukan termasuk barang haram, tapi karena dampak yg ditimbulkannya….makanya penjualan dan pembelinya punya aturan yang ketat dan tak bisa di langgar.kecuali anda mau nginap di hotel prodeo.
        kalau seseorang nambark karena terbukti akibat minuman keras, waduch itu cacat seumur hidup, kemanapun pergi catatan kriminalnya gak akan hilang, dan hukuman physik tetap berlaku, ada kenalan saya seorang gadis muda usia 25 thn sedang mengambil gelar master of biology, pada suatu pesta ulang tahun temannya dia minum alkohol di restoran, dan tdk mabuk meski minum…
        ketika keluar dari restoran, waktu mundur dari parkiran dia nabrak orang yang sedang mabuk berat nyelonong ke belakang mobilnya, gak luka……cuma agak ribut, maklum sedang mabuk si korban, akhirnya polisi datang, dan si gadis muda mendekam di penjara selama setahun, akibat menabrak org mabuk ketika sedang mundur………………….padahal si korban baik2 saja,

  2. Banyak miras memang bisa dikonsumsi sama kacang, ada yang bilang bahwa kalau di bar-bar kacangnya gratis. Kacang yang asin itu bisa bikin orang jadi kehausan sehingga mereka pesan minuman lagi dan lagi dan lagi.

    Saya dulu pernah job training jadi cleaning service di sebuah hotel bintang 4 dan kalau pagi di barnya banyak kulit kacang berserakan

  3. Setelah situs Multiply ditutup, semua gambar hasil migrasipun jadi hilang. Ini bagian dari dampak karena link gambar hasil migrasi masih merujuk ke server Multiply.
    Ada baiknya kalo gambar-gambar yang hilang itu di-unggah kembali secara manual, sebagai bagian dari edukasi publik dan bentuk protes.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s