Ibu Hamil….Jauhilah Benda-Benda Ini

Setelah selesai memindahkan dan mengedit ulang 95% postingan berupa tulisan (manual,lho) – yang 5% memang sengaja tidak saya pindah – maka sekarang saatnya memindahkan foto.  Percobaan pertama adalah foto-foto tentang aneka jimat yang dipaaki oleh ibu hamil. Jimat-jimat ini saya temukan sendiri sedang bergelantungan di tubuh pemakainya.  Kalau dari penampakan luar hampir tidak pernah ketemu, karena dipakainya di area privat. Kalau ketemu yang seperti ini, atas ijin si pemakai, saya minta dicopot dan saya simpan (untuk difoto).

Di jaman digital ini ternyata kepercayaan terhadap ‘kekuatan’ benda-benda mati (aka Jimat) masih mengakar. Meskipun para pelakunya semua mengatakan bahwa dirinya hanya menuruti ‘nasihat’ orang tua, namun tetap saja ketergantungan itu memberatkan hatinya. Ibu hamil, merupakan sasaran penggunaan jimat yang cukup prospektif. Buktinya, seberapa pun tinggi pendidikannya, tetap saja jimat-jimat ini tergantung di pakaian (dalam)nya. Jimat-jimat di bawah ini adalah hasil sitaan saya. Namun, tidak semua pemakai mau menyerahkan jimatnya dengan sukarela. Masa kehamilan seharusnya dimanfaatkan dengan mendekatkan diri dengan penciptaNya. Jadi akan sangat ironis kalau malah berbuat sesuatu yang menghalangi doa kita kepada Allah SWT . Ingat…..dosa syirik termasuk dosa besar!
Jimat yang cukup simpel. Perhatikan guntingnya sudah karatan itu. Kuman tetanus banyak tersembunyi di logam berkarat!
Bangle adalah sejenis rempah seperti jahe. Ini dia contekannya dari bang Wiki : Bangle (Zingiber montanum (J.König) Link ex A.Dietr. = syn. Zingiber cassumunar, syn. Z. purpureum Roxb.) adalah salah satu tanaman rempah-rempah anggota suku temu-temuan (Zingiberaceae). Rimpangnya dimanfaatkan sebagai bumbu dapur dan bahan pengobatan. Tumbuhan ini dikenal diberbagai tempat dengan nama yang bervariasi: mungle (Aceh), bungle (Tapanuli), kunik bolai (Tanah Minang), panglai (Pasundan), pandhiyang (Madura), bale (Makassar), panini (Bugis), unin makei (Ambon).
KOMEN PARA MPer :
@fightforfreedom : Hampir semua gambar melibatkan gunting & peniti, berdasarkan kepercayaannya, alasan mereka itu apa ya, mbak? @saya : yang jelas harus benda ‘tajam’, pak. Sedangkan peniti itu berfungsi untuk mengaitkan ke baju dalam, sekalian bisa untuk tempat menusukkan bawang, dll. Yang saya belum jelas, kenapa kok bawang putih dan bangle. Mungkin kedua rempah ini diyakini bisa menolak makhluk halus. #mikir: kalau diganti bawang bombay bagaimana ya?#
@littlejibran : baru hamil 1x, dicerewti ibu mertua u/ selalu bawa gunting saat hamil dulu, dan dengan pedenya aku bilang ga perlu….. respon yang aku terima di pelototin mertua…… hehe….
@intan0812 : Hehehe, sy termasuk mantu yg bandel ga penurut….. Dg beraninya sy selalu menolak semua permintaan mertua yg bernuansa syirik….. Dr disuruh bawa gunting kemana2 waktu hamil, suruh taro pisau di deket bayi, dibikin peniti dg hiasan bumbu dapur utk disematkan di bayi dll, dan jawaban sy emang secara logis bisa diterima akal, jd dia diam aja walau kayanya kurang suka.
Masih byk setau sy yg masih percaya hal2 spt itu dokter.
@myshant : jaman saya hamil 12thn lalu gak dikasih petuah beginian siy Dok …hihi
tapi dikasih wejangan waktu hamil 7bln disuruh minum air kelapa ijo, katanya biar bayinya “bersih”. saya nurut aja karena saya suka rasanya, seandainya disuruh minum jamu gak bakalan diikutin karena gak doyan😀
waktu bayinya beneran putih, para sesepuh bangga karena merasa petunjuknya benar🙂
*pdhl emang bapaknya si bayi putih*
@orinkeren : Ini bungkusan apa sih? penampakannya aja menjijikkan gini, kok ada yang mau memakainya ^_^Kalau jawaban saya malah lebih anyel lagi, saya bilang, “Ah gak sah pake gitu2an, jinnya takut sama saya.”

Hahahaha. Kan pernah waktu belum nikah kemasukan jin, dan malam setelah akad juga nyaris kemasukan, tapi karena udah pernah kemasukan jadi ngeh duluan, jadi buru2 diruqyah sama suami… setelah diruqyah tanpa sepengetahuan saya ternyata ibu manggil orang pintar dekat rumah, dia bilang itu akibat kami bikin hajat ga bilang2 dengan penghuni belakang rumah yang dekat bak mandi.

Saya jawab, yang punya rumah siapa sih kok kita mesti minta ijin sama mereka. Mau macem2 nanti rumah mereka yang kita “bakar” ke depan jangan ganggu2 lagi….

@subhanallahu : biasanya mitos itu muncul setelah sekian generasi, mungkin pada awal muncul anjuran itu ada hal-hal yang logis. Gunting/pisau lipat mungkin maksudnya bisa buat motong tali pusar bila mendadak melahirkan di tempat yang ga ada pertolongan tenaga medis. Jadi harusnya guntingnya yang steril dong…Peniti mungkin buat klem tali pusar yang sudah dipotong itu Dok, hehe… Bawang dan bangle mungkin untuk obat setelah dilumat untuk dioleskan pada bekas luka potongan tali pusar untuk mencegah infeksi Dok…

Saya yakin, mungkin begitu dulunya, tapi seiring pergeseran generasi, akhirnya yang ada hanya mitos yang dibumbui aneh-aneh saja…Yang paling lucu tuh, tentangga sok tahu bilang ke istri saya banyak minum VCO/Minyak kelapa, biar lahirannya lancar. Emang itu minyak masuk ke bagian paranakan trus jadi licin gitu, hahaha….

@diancambai : hihihi..saya jadi inget keponakan2 saya sebelah suami mbak pritta.. *waktu itu saya belum punya anak, terus main ke belawan buat lihat para ponakan yang baru berusia 6-7 bulan (dua anak dari adik2 suami)

pas lagi gendong2, lho kog ada peniti di dalam baju dalam tuh anak2.. saya tanya ke mertua, katanya kerjaan besannya.
saya tanya ke adik2 ipar, semuanya ngelak jawab.

saya bilang ke suami, ini syirik. suami ngangguk, tapi cuma ngebilangin aja. gak ada tindakan.

walhasil, diam2 saya buang benda2 itu dari tubuh anak2 itu.

saya selipkan ke tong sampah dan kursi jok, biar gak ketemu ama ortunya… hihihi

pas mereka gendong anaknya, pada bingung, kemana tuh jimat. saya pura2 gak tau..

tapi mereka kayaknya tau deh kalau saya yang buang. soalnya saya senyum2..

terus terang, saya gak ngerti banget ttg hal2 gini. seumur hidup saya, baru lihat ya para ponakan itu. kalau ibu hamil

bawa2 ini saya belum pernah lihat mbak pritta..

ortu saya kalau saya tanya soal gini, juga gak ngerti. langsung bilang, apaan tuh, syirik narok2 barang kayak gitu..:)

@asyaima : barang sitaannya banyak juga ya dok…skr di ktr saya pompa asi…kt temen gara2 saya pompa asi mahluk halusnya marah dn menampakkan diri…trus wkt kmrn bayinya saya bawa..temen saya nyuruh klo masuk bilang assalamualaikum,…anak nyemot mau masuk…..sebenernya kesel tapi saya diamkan aja…doain ya dok..Allah kuatkan iman saya….
@nahrevan : waduh, mbak kaget saya mendengar hal ini, saya kira cuma ada dijaman dahulu dikala usg masih belum dikenal, ternyata di ibukota juga masih digemari ya….
jadi ingat duluuuu sekali ketika ibu saya (alm) hamil adik saya yg kecil seorang tetangga kerap kali menyuruh beliau untuk menyematkan jahe yg dikaitkan peniti ke pakaian (saku) baju, dan ibu saya gak mau, karena tidak mempercayai khasiatnya……..weleh ternyata sekarang masih ada toh, Alhamdulillah , bagus niat mbak Prita mengajak ornag untuk menghindari perbuatan syirk, semoga dimudahkan Allah dan lebih banyak bumil yg sadar perbuatan ini terlarang dalam agama kita….

14 thoughts on “Ibu Hamil….Jauhilah Benda-Benda Ini

    • Itulah mbak yang saya herankan. Lha wong di jaman digital begini kok ya masih ada yang manut dengan peniti bengkok lagi berkarat. Padahal yang mengenakan jimat itu juga orang yang berpendidikan, lho. Semoga Allah membuka hati mereka, karena tidak sedikit yang pada dasarnya menolak, namun takut dengan orang2 tua

  1. kalau menurut mitos-mitos dari Eropa Timur katanya sih bawang putih bisa menolak makhluk2 penghisap darah (vampir, dracula dll), apakah mitos itu terbawa sampai ke Indonesia, saya sendiri kurang tahu

  2. waduh .. thiyarah ya Bu Dokter ..
    kalau digunakan jelas itu syirik., kalau ndak digunakan kemungkinan kena do’a orang tua yang menganggap ada efek samping dari ketidaknurutan untuk menggunakan ..

  3. tadı saya ıkut pengajıan ıbu2 turkı*ehm dı kota sekelas ıstanbul jg msh byk yg percaya jımat2an,ada adık bayı yang dı kasıh penıtu dan bungkusan kaın hıtam gıtu dıtempel dı bajunya:S

    • kelasnya Istanbul bukannya di bawah Jakarta? ;-P
      Di sini pun bayi juga masih ada yang dikasih jimat, mbak. Tapi bukan bungkusan hitam, melainkan bungkusan putih (kehitam-hitaman karena kena kotor) dan disematkan dengan peniti. Pernah satu kali saya menemukan bayi dengan jimat ikat kepala merah – bukan bando, lho. Nah, tugasnya mbak Rahma sekarang adalah berda’wah buat ibu2 Turki…!

  4. kalo saya disuruh bawa gunting sama ibu mertua itu setelah lahiran (belum ada 40 hari). ga tau juga tujuan jimatnya apa, males nanya karena saya udah GA SUKA liat kesyirikan mertua selama ini (masih sering bikin sesajen). saya terang-terangan menolak, bilang ga perlu. biarin aja beliau ga suka, nganggap saya ga nurut atau apalah. saya udah kadung sebel😐

    gimana cara ngebilanginnya ya, dok? *malah nanya hehe*
    suami ga pernah mau meluruskan orang tuanya, takut bikin tersinggung. sementara kalo saya yang ngomong pasti cenderung blak-blakan dan jadinya tersinggung beneran deh heuuu..

    • wah , di sinilah seninya berda’wah ya. Ini yang dinamakan bersikap asertif. Tetap teguh pendirian tanpa menyinggung, dan berani berkata “tidak” tanpa menyakiti. Kalau yang saya nasihatkan kepada pasutri yang mengalami kasus yang sama adalah “silakan diterima tapi jangan dipakai”. Dan pada waktu yang tepat memberitahukan dengan baik kepada ortu. Terkadang, istri disuruh pakai jimat, malah suaminya gak tahu, lho. Nah, pas saya kasih tau suaminya, kontan ia pun menyuruh lepas. Atau suami tidak setuju tapi istri tetap pakai dengan alasan takut ortu, dll…dll. Semoga mertua mbak Yustika dibukakan hatinya oleh ALlah SWT. Silakan berkompak ria dengan suami untuk mendoakan beliau.

  5. Jadi ingat wkt lg menemani kakak perempuan yang sedang hamil,tinggal sendiri d Jambi. LDR,suaminya d Jakarta. Ada benda-benda spt itu jg. Tp Ga d bawa,tarok d kmr aja. Saya sendiri sedang berusaha agar hamil. º°˚˚°º♏:)ª:)K:)ª:)§:)Ǐ:)♓º°˚˚. Mbak Prita, InshaAllah,saya tdk akan menggunakannya..

    • Mohon maaf atas keterlambatan respon saya. Salut untuk kakak yang meskipun dalam kondisi LDR tetap komit untuk tidak menggunakan jimat. Dan semoga mbak Onna juga segera dikabulkan Allah cita-cita untuk segera hamil…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s