Puisi Adzan

Dari berbagai macam dan gaya siaran adzan maghrib di layar kaca, Adzan yang disertai puisi inilah yang paling menambat hati saya. Mencerminkan kebesaran Allah ta’ala dan menyadarkan betapa kecil kita di tengah raksasa alam semesta.

“Dunia memiliki perbedaan waktu
Antara satu wilayah dengan wilayah yang lain.
Sebelum adzan Subuh sempat berkumandang di wilayah terbarat benua Afrika , adzan Dhuhur pun siap berkumandang menjelajah belahan dunia lainnya . Sementara kumandang adzan Dhuhur
belum sempat terdengar kembali di bagian timur Indonesia,
 Adzan Ashar telah siap menjelajah belahan dunia lainnya.

Saat gema adzan Ashar belum selesai,
Adzan Maghrib telah merambah bumi ini.
Selang beberapa saat, adzan Isya’ pun siap melanjutkan.
Ketika gema adzan Isya’ belum selesai di benua Amerika,
Adzan Subuh sudah kembali terdengar
Di sebagian wilayah Indonesia.
Seiring bergantinya siang dan malam
Ternyata adzan akan selalu berkumandang di bumi ini.

Tanpa kita sadari, para muadzin di seluruh penjuru dunia ini
Tak henti-hentinya bersahutan mengumandangkan adzan.
Insya Allah, gema adzan
Akan terus mengawal dunia berputar hingga akhir zaman”

(dipotret dari siaran adzan maghrib MetroTV)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s