Untuk Para Ayah dan Suami

 

Tahukah anda, kaum pria sesungguhnya jauh lebih sering “menangis”. Namun mereka menyembunyikan tangisnya di dalam kekuatan akalnya, Itulah mengapa Tuhan menyebutkan bahwa pada pria, terdapat dua kali lipat akal seorang wanita, dan itulah sebabnya, mengapa tiada yang anda lihat selain ketegarannya.

Pria menangis karena tanggung jawabnya di hadapan Tuhan.
Ia menjadi tonggak penyangga rumah tangga.
Menjadi pengawal Tuhan bagi Ibu, saudara perempuan, istri dan anak-anaknya.
Maka tangisnya tak pernah nampak di bening matanya.
Tangis pria adalah pada keringat yang bercucuran demi menafkahi keluarganya.
Tak bisa anda lihat tangisnya pada keluh kesah di lisannya.
Pria “menangis” dalam letih dan lelahnya menjaga keluarganya dari kelaparan.

Tak dapat anda dengar tangisnya pada omelan-omelan di bibirnya.
Pria “menangis” dalam tegak dan teguhnya dalam melindungi keluarganya dari terik matahari, deras hujan dan dinginnnya angin malam.

Tak nampak tangisnya pada peristiwa-peristiwa kecil dan sepele.
Pria “menangis” dalam kemarahannya jika kehormatan diri dan keluarganya digugat.
Pria “menangis” dengan sigap bangunnya di kegelapan dini hari.
Pria “menangis” dengan bercucuran peluhnya dalam menjemput rezeki. Pria “menangis” dengan menjaga dan melindungi orang tua, anak dan istri.
Pria “menangis” dengan tenaga dan darahnya menjadi garda bagi agamanya.
Namun, pria pun sungguh-sungguh menangis dengan air matanya, di kesendiriannya menyadari tanggung jawabnya yang besar di hadapan Tuhan.

Maka….
Pandanglah Ayah. Pandanglah Suami.
Sebab, Surga juga ada di mereka 

NB. Copas dari milis tetangga.  Terimakasih untuk sang penulis (siapa?) atas inspirasi indah ini

9 thoughts on “Untuk Para Ayah dan Suami

    • Semoga kebanggaan itu berkah. Namun wanita bisa tegar dengan caranya sendiri. Data ilmiah sudah membuktikan bahwa kaum wanita lebih tahan terhadap stress daripada pria.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s