Tetap ASI, Walaupun di Daerah Bencana

 

Semoga tidak terjadi bencana di negeri ini!  Tapi kalau pun Allah menghendaki tetap terjadi, para ibu hendaknya tetap/dimotivasi untuk tetap memberikan ASI.  Surat edaran ini saya dapatkan waktu berada di posko pengungsi bencana Merapi

 

Surat edaran dari kemenkes tentang larangan pemberian sufor, kecuali pada kondisi tertentu. Surat edaran ini ada di lokasi2 pengungsian untuk bencana Merapi. Foto surat ada di http://drprita.multiply.com/photos/album/39/Pemeriksaan_USG_untuk_Bumil_Pengungsi_#photo=7.
Semoga mendapat dukungan semua pihak, dan para produsen sufor hendaknya menahan diri juga.

Kepada Yth. :
1. Kepala Dinas KesehatanProvinsi DIY
2. Kepala Dinas KesehatanProvinsi Jawa Tengah
Di tempat

Berkenaan dengan kejadian bencana gunung meletus di Kabupaten Sleman dan dalam rangka mengantisipasi bantuan susu formula dari berbagai pihak, bersama ini kami sampaikan hal-hal sebagai berikut :
1. Pernyataan bersama UNICEF, WHO dan IDAI tahun 2005, tentang pemberian makan bayi pada situasi darurat, adalah sebagai berikut :
a. Memberikan Air Susu Ibu (ASI) segera setelah bayi lahir dalam 1 jam pertama
b. Memberikan hanya ASI saja atau ASI eksklusif sejak bayi lahir sampai umur 6 bulan
c. Memberikan makanan pendamping ASI (MP-ASI) pada bayi mulai umur 6 bulan
d. Tetap memberikan ASI sampai anak umur 2 tahun atau lebih

2. Kebijakan Menkes RI dalam pengelolaan bantuan susu formula bagi bayi dan anak balita dalam situasi bencana sebagi berikut :
a. Petugas harus melindungi mempromosikan dan mendukung ibu agar tetap menyusui
b. Pemberian susu formula harus disertai Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) karena tidak tersedia air bersih dan bahan bakar untuk memasak
c. Pemberian susu formula harus dengan pengawasan petugas kesehatan dengan penjelasan cara penyiapandan pemberian yang baik dan benar
d. Pemberian susu formula menggunakan cangkir atau gelas karena mudah dibersihkan. Botol atau dot tidak dianjurkan karena sulit dibersihkan, tidak tersedia air bersih dan mudah terkontaminasi
e. Pemberian susu formula pada bayi dan anak dibawah 24 bulan bersifat sementara sampai ibu bisa menyusui kembali kecuali pada bayi piatu, bayi yang sejak lahir tidak diberi ASI dan ibu sakit berat
f. Kemasan susu formula harus mengikuti standar yang ditetapkan dan ketentuan lainnya yang memuat informasi yang jelas tentang cara penyiapan dan penyimpanan dalam bahasa yang mudah dimengerti
g. Bantuan susu formula sekurang-kurangnya mempunyai batasan satu tahun lamanya terhitung sejak tanggal didistribusikan oleh produsen
3. Informasi dan hal-hal penting secara rinci terkait Pemberian Makanan Bayi dan Anak (PMBA) Dalam Situasi darurat terlampir.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s