Bagaimana Mengetahui Tanda-tanda Persalinan?

Gambar
Menjalani proses persalinan?  Wow…!
Bukan hanya para ibu yang baru pertama kali hamil, namun yang sudah kedua kali, bahkan ketiga, terkadang masih rancu dan penasaran. Untuk yang baru akan melahirkan pertama kali, berdebar dan penasaran, seperti apa sih rasanya bersalin? Sedangkan yang sudah kedua atau ketiga kalinya juga penasaran…apakah seperti waktu pertama dulu? Lebih menyiksakah? Atau lebih mudah?
Untuk mengurangi rasa penasaran, bisa disimak tanda-tanda persalinanberikut ini :• Kontraksi rahim disertai rasa nyeri
• Kontraksi adalah rasa kencang dan keras pada rahim (dinding perut)
• Rasa nyeri dapat timbul di pungung, punggung bawah, perut bawah, puncak rahim, atau pinggang
• Kontraksi hilang dan timbul secara teratur, terasa makin sering/makin nyeri/makin panjang
• Dapat disertai pengeluaran darah campur lendir

Terkadang istilah nyeri disalahartikan sebagai mulas.  Padahal, mulas lebih berkonotasi ke rasa hendak BAB, sedangkan nyeri kontraksi lebih mirip ke nyeri haidSedangkan kontraksi yang adekuat, sehingga dapat mengakibatkan pembukaan mulut rahim, harus memenuhi sifat-sifat seperti ini :

– Lamanya 35 – 40 detik
– Interval (jarak antar kontraksi) 2 – 3 menit
– Ada fase relaksasi (istirahat) nya
– Intensitasnya meningkat

Adapun anggapan yang umum bahwa proses persalinan itu didahului dengan adanya “tanda” berupa adanya bercak darah itu tidak sepenuhnya benar. Seringkali memang, kontraksi yang adekuat disertai dengan keluarnya lendir campur darah, namun tidak semua orang mengalaminya. Jadi yang dijadikan acuan adalah kontraksi.

Sedikit perkecualian, untuk beberapa orang yang mempunyai riwayat persalinan cepat umumnya hal tersebut akan berulang. Jadi bisa diperhitungkan dengan jarak dari rumah ke klinik/rumah sakit bersalinnya.
Untuk ibu yang sudah bersalin keduakalinya atau lebih, umumnya kecepatan penambahan pembukaan mulut rahim juga meningkat. Perbandingannya, kecepatan pembukaan mulut rahim pada persalinan anak pertama adalah 1,2 cm perjam sedangkan persalinan yang bukan anak pertama meningkat menjadi 1,5 cm per jam.  Kontraksinya tetap terasa nyeri, tapi waktunya lebih singkat…..lumayan, kan.Ada satu hal yang perlu diperhatikan. Apabila yang keluar adalah air (ketuban), maka hendaknya segera pergi ke tempat persalinan meskipun tidak terasa apa pun. Tidak perlu menunggu sampai timbul kontraksi atau “tanda”

Semoga cukup bisa membantu para ibu menghadapi “due date”

Gambar : partograf, alat bantu untuk memantau kemajuan persalinan.  Sumber dari : http://www.primarysurgery.com

2 thoughts on “Bagaimana Mengetahui Tanda-tanda Persalinan?

  1. istriku pertama melahirkan lumayan juga berjuang, dari jam 8 malam sudah mules2, jam 12 malam dokternya baru datang, jadi baru diurus jam 12, 5 menit keluar. itu di RS Bintaro Int, yg herannya dokternya kenapa tidak mewakilkan ke dokter jaga saja.
    anak kedua lahir jam 1 siang. jam 12.30 istri mules, kemudian bersama ibunya nyetir sendiri ke klinik bersalin 2 km dari rumah. jadi 10 menit sampai. 5 menit persiapan ini itu. 5 menit ditangani dokter jaga, langsung lahir.
    nah harusnya ya gini, dokter jaga yg ngurus, bukan dokter yg biasa konsultasi, seolah2 nggak mau kehilangan order

    • Alhamdulillah dan Barakallah! Menjalani persalinan yang mudah cepat dan lancar selalu diidamkan oleh para ibu. Dan Alhamdulillah, sudah berhasil ditolong oleh dokter di tempat yang dituju.
      Di Indonesia, memang pada umumnya seorang ibu yang bersalin ditolong oleh yang melaksanakan pemeriksaan antenatal (kontrol hamil). Bahkan tidak jarang pasien yang sampai mewanti-wanti bahwa dirinya ingin ditolong oleh dokter/bidan tertentu. Hal ini berbeda dengan di negara Eropa, misalnya Jerman. Di sana, dokter yang melaksanakan pemeriksaan kehamilan berbeda dengan yang menolong persalinan.
      Saat seorang ibu datang ke klinik bersalin/rumah sakit, maka yang menerima pertama kali adalah bidan yang bertugas/dokter jaga. Mereka bertugas untuk membuat diagnosa awal dan kemudian melaporkan kepada dokter. Dokter dan bidan memantau kemajuan persalinan, dan kemudian menolong di saat yang sudah diperhitungkan. Salam buat istri ya….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s