Dan Akhirnya……………….Berdirilah Rumah Sakit Lapangan Pariaman

Dan akhirnya, setelah dua kali berpindah tempat, maka Allah hantarkan kami ke sebuah tempat yang cukup representatif untuk sebuah rumah sakit lapangan.  Tepatnya di sebuah ruko 4 pintu yang terletak di tepi jalan raya By Pass Pariaman, kecamatan Padusunan, di sebelah rumah makan Pauh (bacanya: Pauah), dengan halaman yang cukup luas dan bangunan yang relatif utuh setelah terlanda gempa 7,6 SR 5 hari yang lalu.  Tanpa proses yang berbelit, pemilik ruko (yang sama sekali tidak kami kenal sebelumnya) mengijinkan BSMI menggunakan rukonya sebagai rumah sakit lapangan selama 2 bulan.  “Tidak perlu bayar sewa.  Cuma tolong bayar listrik, dan setelah selesai nanti kondisi dikembalikan seperti semula”.   Allahu Akbar!  Terimakasih untuk bapak H.Zuriasman.

Dan mulailah BSMI berbenah,  bertukang, menyekat, pasang AC, menata alat dan obat.  Pada keesokan harinya, pasien pun mulai datang.  Ya, pasien  berasal dari rujukan tim pelayanan kesehatan yang berkeliling dari desa ke desa serta dari tim poliklinik yang membuka layanan di Puskesmas Kampung Baru Kecamatan Padusunan.

Meskipun tidak sepenuhnya berada di lapangan, namun rumah sakit lapangan BSMI ini mempunyai fasilitas sebagaimana layaknya sebuah rumah sakit.  Di halaman, didirikan tenda yang berfungsi sebagai ruang registrasi pasien dan ruang unit Gawat Darurat serta poli Umum.  Di seberangnya terdapat tenda untuk media dan penerimaan tamu.  Di dalam rukonya sendiri terdapat ruang perawatan, ruang operasi, ruang laboratorium, ruang farmasi, ruang radiologi (untuk foto ronsen).  Masuk lebih ke dalam lagi terdapat ruang bersalin, ruang sekretariat, mushola, dan ruang istirahat.  Dapur dan kamar mandi tentu saja tersedia. 

Jangan dikira BSMI membangun dengan asal-asalan.  Karena memang niatnya membantu, maka kami berkomitmen untuk tidak merepotkan tuan rumah yang sudah dilanda musibah.  Semua fasilitas lengkap ini khusus dibawa dari Jakarta dan Klaten (3 tahun yang lalu BSMI mengerjakan hal serupa untuk gempa Yogya, dan sekaranglah saatnya saling membantu).  Tak heran, timbangan kargo Garuda saat mengangkut peralatan ini menunjukkan angka 1000 kilogram (terimakasih untuk Garuda yang telah memberikan fasilitas pengakutan kargo gratis).   Komentar yang masuk (dari paramedik lokal Pariaman, serta dari rekan LSM Malaysia) menyatakan bahwa kamar operasi BSMI ini sangat memadai untuk daerah bencana.

Relawan pun datang dari berbagai penjuru, dari seluruh cabang BSMI di seluruh Indonesia.  Dari catatan kami, relawan datang dari cabang Banda Aceh, Medan, Duri, Pekanbaru, Bandar Lampung, Klaten, Surabaya, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Utara,dan tentu saja SDM BSMI pusat.  Masing-masing datang dengan berbagai spesialisasinya : dokter umum, dokter spesialis, perawat, bidan, analis, penata ronsen, IT, elektro, sampai tenaga evakuasi jenazah.  Dalam suasana bencana yang penuh duka, memang kita jadi bersemangat untuk segera turut membantu.  Namun, dalam konsep pelayanan kesehatan jangka panjang, kesabaran itu perlu.  Masa tanggap darurat yang hanya 2 bulan (bahkan diperpendek jadi 1 bulan), akan dilanjutkan dengan periode rehabilitasi yang makan waktu lebih lama.

Alhamdulillah, rumah sakit BSMI di Banda Aceh yang awalnya adalah rumah sakit lapangan di Lambaro yang dibangun saat tsunami masih beroperasi hingga kini.  Demikian pula saat gempa Yogyakarta, dari rumah sakit lapangan di daerah Wonokromo, Bantul, sekarang menjadi Pusat Pelayanan Kesehatan dan Rehabilitasi (PPKR) BSMI, sampai sekarang juga masih melayani masyarakat.

Dan yang terpenting, semua itu tak lepas dari dukungan dana dan doa dari para donatur dan dermawan di seluruh Indonesia serta dunia.   Alhamdulillah ya Allah.  Terimakasih untuk semua pihak yang telah mempercayai BSMI untuk mengelola donasinya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s