Tentang Keputihan (3) Berkenalan dengan Trichomonas

Tak banyak yang menyadari bahwa yang disebut parasit adalah golongan fauna alias hewan!

Trichomonas yang bisa menginfeksi di dalam vagina adalah parasit, alias seekor hewan bersel satu (protozoa) ! Ciri khas makhluk yang hanya bisa dilihat di bawah mikroskop ini adalah: dia memiliki sebuah bulu getar (flagella). Dengan adanya flagella yang selalu bergetar ini Trichomonas dapat bergerak dengan cepat (di mikroskop juga tampak protozoa ini blingsatan dari satu sudut ke sudut yang lain☻).

Trichomonas dapat hidup baik di saluran genitalia wanita maupun pria. Sifat khasnya, cepat mati bila mengering, terpapar sinar matahari, atau terpapar air selama 35-40 menit.

Ciri keputihannya yaitu :

cairannya keruh kuning kehijauan mirip-mi

rip nanah, berbau, dan daerah yang terinfeksi menjadi kemerahan karena iritasi. Iritasi dinding vagina dapat begitu hebatnya sehingga terasa pedih bahkan berdarah. Bila infeksi menyerang saluran kemih, maka akan timbul gejala BAK nyeri, sedikit, dan tidak nyaman (bhs jawa : anyang-anyangan).

Setelah cairan keputihan yang diperiksa di bawah mikroskop terbukti mengandung parasit berekor ini , maka segera diberikan pengobatan dengan suppositoria vagina yang mengandung Metronidazole selama minimal 7 hari. Peraturan lainnya sama dengan pengobatan keputihan disebabkan oleh jamur (lihat posting sebelumnya)

Bagaimana kalau yang mengalami adalah seorang gadis?

Tidak perlu khawatir, karena pengobatan lewat obat minum juga bisa. Tetapi yang perlu diperhatikan, Trichomonas hampir tidak pernah menyerang seseorang yang tidak pernah melakukan hubungan intim! Ya, memang Trichomoniasis termasuk ke dalam golongan PHS (Penyakit yang ditularkan melalui Hubungan Seksual). Sehingga jika seorang istri kedapatan menderita infeksi Trichomonas, maka pengobatan diberikan juga kepada suaminya (meskipun sang suami tidak mengalami gejala apa pun). Ini untuk mencegah “fenomena pingpong”, yaitu takala hanya istri yang diobati dan kemudian sembuh, maka dapat tertular kembali dari suaminya.

diobati dan kemudian sembuh, maka dapat tertular kembali dari suaminya.

2 thoughts on “Tentang Keputihan (3) Berkenalan dengan Trichomonas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s