Tentang Kejujuran…

Sudahkah kita  #BERANI JUJUR selama ini?  Saat bekerja sering : 1. Pura-pura sakit, 2. Menunda pekerjaan, 3. Memperlama jam makan siang, 4. Manipulasi absen, 5. Membeli surat sakit, 6. Chatting di media sosial saat jam kerja, (kompas 12/3) 7…………..ada yang mau menambahkan??? (pen.)

@prajuritkecil : Banyak alasan kenapa harus 1,2,3,4,5,6,7,8,9 dok…
Kalo sistemnya baik, maka ga boleh kita berlaku itu.
Tapi kl ga ada sistem, apalagi bdasar like and dislike sang atasan… Kadang dipake juga tuh yg di atas. Menjaga diri untuk tetap waras, alasannyaku buat yg nomor 1.

*ini kenapa curcol sih???

@srisariningdyah : no. 1-5 nggak bisa sama sekali dilakukan, soalnya harus live terikat jam, hihihihi bahkan jam makan siangpun kudu dikorbankan…
no. 6 justru dianjurkan, soalnya banyak masukan dari chat, sms dan socmed yang harus dibacakan dan menjadi standar penilaian rating juga hihihihi

beda pekerjaan, beda peraturan kali mb ya…

@alnolaselena : Belum berani banyak jujur. Dulu jaman msh ngantor sering “korupsi” waktu tuk browsing2 tmsk ngempi di jam2 kerja, chatting di luar pekerjaan.

@symplindah : no 6 masih dilakukan. Sehari2 kerjaanya lebih banyak online, nglola web, ngurus kuliah online juga, diskusi sama mahasiswa online (ngurus forum). Kadang kalo lagi suntuk mampir ke socmed deh (hahaha.. seringan suntuk donk)

@wlyand :no. 1 jarang2 juga dilakukan soalnya kalo anak sakit, ijinnya gak masuk di potong cuti tahunan. jadi mendingan bilang sakit aja atau kecapekan*greges. no. 2-5 alhamdulilah gak pernah
no. 6 emang kerjaannya onlen ngelola web dan sistem.

 

Bukan hanya siswa, para guru pun WAJIB JUJUR.  SELAMAT MENEMPUH UJIAN NASIONAL, untuk para ananda kelas 3 SMA/K.  Beranilah JUJUR demi masa depanmu.  [email ketidakjujuran : pengaduan@kemendikbud.go.id]. Sementara para pihak lain, bahkan guru pun terindikasi tidak jujur/memotivasi tidak jujur (sumber : pengakuan dari beberapa guru)

@keluargapanda: harusnya un dı tınjau ulang bu dokter..kalo sampaı bıkın anak dıdık frustrası lalu mendekat ke syırık kayak gını..gımana http://www.fimadani.com/ujian-nasional-sejumlah-siswa-di-kudus-minta-jawaban-ke-dukun/

 

Ternyata, mental korupsi ada kaitannya dengan kebiasaan nyontek pada saat sekolah. Yang setuju..harus memraktekkan minimal untuk dirinya sendiri. OK…kita bisa!

@jampang : kaitannya jelas banget ya bu :)

@azisrizki : sekolah?
kuliah juga masiii pada nyontek

@daiarjuna : dari usia dini sudah dibentuk untuk bermental korups

@ibutio : waktu saya ambil S2, bareng sama guru-guru SMA dan dosen yang “wajib” ambil S2 untuk proses sertifikasi….dan mereka saling mencontek….duh….sedih sekali melihatnya, mereka kan pendidik…..kalo pendidiknya aja menyontek, apalagi anak didiknya

@umardiyati : Itu untuk jalur formal yang memang nilai pengaruh pada kelulusan (walau ga bisa juga dibenarkan), saya sendiri menyaksikan bagaimana para guru saling mencontek hanya untuk menjawab soal pre-test atau post-test suatu pelatihan. Padahal sama sekali ga ada pengaruhnya pada jabatan atau penilaian kinerja pribadi mereka kecuali buat pemetaan kompetensi di awal dan akhir pelatihan. Miris banget liatnya. Gimana mereka mau menanamkan nilai-nilai kejujuran?

Ya Allah, di tengah carut marut dan kebohongan para petingginya, kami tetap berharap Engkau masukkan negeri ini ke dalam golongan Baldatun Thoyyibatun wa Rabbun Ghaafuur. (catatan 66 tahun Indonesia Merdeka)

Baca koran pagi: jam masuk kerja bagi PNS di DKI Jakarta akan lebih pagi lagi, dan di tiap wilayah akan berbeda jam masuknya.  Ini untuk melokalisasi kepadatan LL.  Siap2 ya buat para PNS  :-)) Inilah rincian kendaraan yang memadati Jakarta di pagi hari : aktivitas kerja 48%, sekolah 14%, belanja 12%, bisnis 8%, dan sosial 18% (Republika dan Kompas)

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s